Optimalkan Peran Serta Masyarakat Dalam P4GN

Tulungagung, koranmemo.comDalam pengoptimalan peran serta masyarakat terhadap program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Kabupaten Tulungagung, maka Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) setempat melaksanakan bimbingan teknis (bimteks) penggiat anti narkoba bidang P4GN di lingkungan masyarakat dengan menerapkan training of trainer (TOT).

Bimtek yang dilakukan selama dua hari ini, pada Selasa (18/9) dan Rabu (19/9), di Singgasana Room Hotel Istana Tulungagung dengan melibatkan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) setempat. Adapun narasumber yang dihadirkan dalam bimtek tersebut meliputi Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Djoko Purnomo, Kasi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, dokter Klinik Tunas Asih BNNK Tulungagung, Kasat Narkoba Polres Tulungagung, Bakesbangpol, mantan pecandu / adiksi narkoba, serta praktisi penggiat anti narkoba.

Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Djoko Purnomo melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Tulungagung, Tri Arief Praharanto mengatakan tujuan dari kegiatan bimtek tentang P4GN dilingkungan masyarakat ini, dingan melibatkan para peserta dari berbagai ormas di Tulungagung. Diharapkan masyarakat yang tergabung dalam ormas dapat menjadi kepanjangan tangan dari BNNK untuk menerapkan P4GN dilingkungannya masing – masing.

“Melalui training of trainer (TOT) ini kita bekali dengan pengetahuan dan wawasan tentang bahaya narkoba mulai dari dampak hingga modus operandi peredaran narkoba. Serta tentang tata cara mencari jalan keluar terhadap adanya pecandu narkoba yang sebagai korban itu bisa untuk menjalani terapi atau rehabilitasi agar terbebas dari jerat narkoba,” tuturnya.

Selain itu juga, mereka diharapkan untuk berperan aktif mengawasi daerah – daerah yang rawan khususnya di lingkungan mereka, supaya antara pihak BNNK dengan masyarakat dapat melakukan razia ditempat tersebut. “Nanti para bandar maupun kurir akan mengetahui, ternyata BNN itu tidak hanya di-backup oleh anggota Polri, namun juga oleh masyarakat. Ini sebagai bentuk mempersempit peredaran narkoba,” harapnya.

Tri menambahkan, sesuai kebijakan dari BNN yaitu agar menggerakkan komponen masyarakat di wilayahnya masing – masing guna menerapkan program P4GN.  “Ini sesuai dengan UU nomor 35 pasal 70 tentang narkotika, disitu tertuang dimana BNN supaya menggerakkan seluruh komponen bangsa dalam memberantas narkoba dengan diwujudkan training of trainer (TOT) terhadap masyarakat,” pungkasnya.(Adv/bnnk)

Reporter : Deny Trisdianto

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date