Operasi Tumpas Semeru, 7 Pengedar Narkoba Ditangkap

Blitar, koranmemo.com – Operasi Tumpas Semeru 2019 yang digelar selama 12 hari, Satnarkoba Polres Blitar Kota berhasil menangkap tujuh pengedar narkoba, bahkan barang bukti yang disita antara lain 6,18 gram sabu, 85 butir pil psikotropika golongan empat dan 1.214 butir pil dobel L.

Ketujuh pelaku ini antara lain Sugeng Riadi alias Peder (22) warga Jalan Manggar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar, Doni Aulia Mahardika alias Don King (24) warga Desa Bendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Yefri Setya budi Gedog (22) warga jalan Singodongso Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar,Rizal fahmi alias Kipli (27) warga Desa Gambar Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, Rulita dias rizani (28) warga Tulungagung,Jamil Abdullah (39) warga Desa Bacem Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar dan Hendra Heri Purnomo (34) warga Jalan Kerantil Kecamatan Sukorejo Kota Blitar.

“Selama 12 hari menggelar Operasi Tumpas Semeru 2019, kami mengungkap delapan kasus dengan jumlah tersangka tujuh orang,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar saat merilis kasus itu, Kamis (07/02).

Para pengedar narkoba yang ditangkap sebagian sudah menjadi target operasi (TO) Satnarkoba Polres Blitar Kota. Ada empat pengedar yang menjadi TO dan sudah ditangkap Satnarkoba Polres Blitar Kota. “Sebagian lagi yang kami tangkap merupakan pelaku baru,” ujar AKBP Adewira.

AKBP Adewira menyatakan polisi tetap akan memerangi kasus narkoba di wilayahnya. Pengungkapan kasus narkoba tidak hanya berhenti setelah Operasi Tumpas Semeru berakhir saja. “Kami akan terus mengungkap kasus narkona di wilayah hukum Polres Blitar Kota,tidak pandang bulu, ” katanya.

Kasat Narkoba Polres Blitar Kota, AKP Imron mengatakan selama Januari-Februari 2019 ini, Satnorkoba sudah mengungkap 19 kasus narkoba. Dari sejumlah kasus itu, Satnarkoba menagkap 22 pengedar narkoba. Kasus yang diungkap bermacam-macam mulai sabu-sabu, ganja dan pil dobel L. “Kasus yang kami ungkap merata ada sabu, ganja dan pil dobel L,” kata AKP Imron.

Salah satu pelaku yang ditangkap dalam Operasi Tumpas Semeru 2019, Hendra Heri Purnomo (34) mengaku bukan pengedar narkoba. Residivis kasus narkoba asal Sukorejo, Kota Blitar, ini hanya dititipi sabu-sabu oleh temannya. Polisi menemukan sabu-sabu seberat 3 gram di rumah Hendra. “Itu barang milik teman saya. Saya mau dititipi barang karena punya hutang budi dengan teman saya. Saya dikasih uang Rp 200.000,” katanya.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date