Razia Produsen Makanan, Puluhan Orang Jadi Tersangka

Sidoarjo, koranmemo.com Untuk mengurangi maraknya peredaran makanan olahan yang tidak mempunyai izin edar dan tidak memenuhi standart BPOM, Satreskrim Polresta Sidoarjo menangkap  produsen makanan tidak layak konsumsi.

Dari razia pembongkaran produsen produk makanan yang membahayakan kesehatan tersebut berhasil diamankan tersangka atas nama AA (30) dan E (20) warga Krembung dan delapan tersangka lainnya YN (32), JN (31), MS (30),MU (28), NA (29), MU (34), AY (35), BD (36) warga desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Sidoarjo.

Waka Polresta Sidoarjo, AKBP Indra Mardiana menyatakan,makanan olahan yang diproduksi oleh para tersangka ini tidak memiliki ijin edar dan tidak layak dikonsumsi.

“Selain itu juga tidak memenuhi secara persyaratan sanitasi pangan apalagi bahan baku utamanya berasal dari limbah perusahaan mie instan,” tegasnya kepada wartawan.

Selain itu, tambah perwira dengan melati dua dipundaknya, untuk membuat produk makanan olahan ini juga dibumbui dengan zat pewarna, pengawet makanan hingga pengeras makanan.

“Untuk izin edar juga belum ada, penerapan cara pengolahan pangan dan sanitasi pangannya juga jauh dari persyaratan,” katanya.

Para tersangka memasarkan produk makanan olahan seperti Sosis, pentol, Cireng, Siomay, Bakso tahu, Dorayoki, Basgor, Bakso Kribo hingga kemasan berupa makanan ringan (snack)

yang tidak memenuhi syarat di BPOM dan kemasannya tidak terdaftar di Kemenkes tersebut ke sekolah-sekolah hingga pasar tradisional.

Terhadap para tersangka akan dijerat dengan pasal berbeda diantaranya pasal 134 jo pasal 64 ayat 1 UU RI nomer 18, dan pasal 135 jo pasal 71 ayat 2 nomer 18 tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp 2 M.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.