Obat Lutut Linu Tidak Harus Mahal, yang Murah Banyak!

Koranmemo.com – Semua orang pasti pernah merasakan yang namanya lutut linu.  Pasalnya, penyakit yang menyerang persendian ini tidak pandang bulu.  Semua orang dari segala rentang usia bisa terkena penyakit ini.   Lutut linu, bisa disebabkan oleh berbagai macam hal.  Ada yang karena penyakit, namun ada pula karena aktivitas atau kebiasaan hidup sehari-hari yang kurang sehat.  Ketika lutut linu menyerang, efek yang paling menyiksa tentu adalah rasa linu yang kadang membuat seseorang tidak bisa bergerak dengan bebas.  Sedikit saja gerakan, maka sendi-sendi langsung akan merasakan nyeri yang tidak terkira.

Sebelum mengetahui apa saja yang bisa dimanfaatkan sebagai obat lutut linu, mari mengenal dulu apa saja yang menyebabkan linu pada persendian kita.  Siapa  tahu, kita bisa menghindari penyebab-penyebab tersebut, jadi tidak perlu merasakan linu dan tidak perlu minum obat lutut, deh!

Penyebab pertama adalah kurang minum air putih.  Sendi-sendi dalam tubuh kita juga membutuhkan cairan agar tetap bisa bergerak dengan baik.  Tanpa cairan segar yang kaya mineral dari air putih, maka sendi-sendi akan terasa kaku dan tegang.  Akibatnya, seseorang bisa terserang linu-linu, terutama bagian lutut.  Biasanya, linu karena kurang air putih sering dialami oleh remaja yang sendi-sendinya masih tergolong aktif dan membutuhkan banyak cairan yang mengandung mineral.

Penyebab kedua adalah kebiasaan tidur yang buruk, yakni sering tidur di lantai tanpa menggunakan alas yang tebal.  Apalagi jika lantainya dingin. Uap air pada pori-pori lantai bisa masuk menembus tubuh.  Akibatnya, tubuh terasa linu karena angin banyak mengenai sendi-sendi dalam tubuh termasuk pada bagian lutut.  Selain itu, kebiasaan begadang juga tidak baik bagi kesehatan sendi-sendi kita.  Ingat kata Haji Rhoma Irama ya.  Jangan pernah begadang kalau tiada artinya.

Penyebab ketiga adalah olahraga yang terlalu ekstra dan hampir setiap hari dilakukan.  Olahraga itu memang baik, tapi seperti kata Nabi Muhammad SAW, sesuatu yang baik kalau dilakukan dengan berlebihan, jadinya tidak baik.  Nah, olahraga pun juga seperti itu.  Jika tubuh mengeluarkan tenaga yang berlebihan, maka ott bisa mengalami cedera dan persendian mengalami gesekan.  Gesekan inilah yang bisa memicu terjadinya linu-linu pada lutut kita, terutama setelah berolahraga yang ekstrem.  Dan linunya ini biasanya tidak hanya satu atau dua jam saja, namun sampai berhari-hari.

Penyebab keempat adalah faktor pekerjaan kita.  Kalau kita bekerja di tempat yang mengharuskan kita banyak menggunakan tenaga, misalnya untuk mengangkat beban berat, maka efeknya akan segera dirasakan oleh tubuh kita.  Tidak hanya tangan saja, bahkan bisa menjalar ke bagian tubuh yang lain seperti lutut.  Pasalnya, saat melakukan aktivitas tersebut, otot dan persendian kita ditekan sangat keras.  Dan ini berisiko tinggi menyebabkan linu, terutama pada malam hari.

Penyebab kelima adalah perjalanan jarak jauh, namun kita tidak bisa duduk dengan nyaman.   Semua pasti pernah merasakannya kan kalau waktu mudik?  Apalagi ketika jalanan macet.  Begitu turun dari mobil, pasti pinggang hingga lutut kita rasanya linu sekali.  Sampai-sampai begitu sampai rumah, yang dicari pertama langsung tukang urut.

Penyebab keenam adalah manajemen emosi yang tidak baik.  Ketika sesorang tidak bisa mengontrol emosinya dengan baik, maka dia akan mudah marah dan mudah gelisah.  Otak kita kemudian akan memproses informasi bahwa kita sedang tidak tenang.  Makanya tubuh akan merespon dengan melakukan gerakan-gerakan yang tidak perlu.  Seperti mondar-mandir, mengetuk-ngetukkan kaki di lantai berulang kali, bahkan kadang  jika emosi tidak tertahan, sampai menendang dinding atau meja atau lemari.   Nah, kalau sudah begitu, pasti lutut sampai kakinya akan terasa linu kan?

Penyebab ketujuh adalah faktor usia.  Sesorang yang usianya sudah di atas 50 tahun akan rentan terhadap pegal linu, karena kondisi otot dan persendian yang melemah.  Cadangan kalsium dalam tubuh juga terus berkurang sehingga tidak ada yang menopang tulang agar tetap kuat.  Namun jangan khawatir, kasus seperti ini hanya sering muncul pada orang-orang yang terkena osteoporosis.  Kalau tidak mau merasakan linu saat usia senja, ya perbanyak konsumsi kalsium selagi muda ya!

                Setelah mengenal penyebab pegal linu, sekarang kita bisa beranjak kepada apa sih obat lutut linu kalau kita sudah terlanjur terserang?  Ada dua alternatif untuk mengobati pegal linu.  Ada yang secara medis, ada yang secara herbal.  Kali ini, saya akan lebih membahas yang herbal.  Karena, kalau ada yang murah dan gampang ditemui, kenapa harus cari yang mahal?

Tanaman pertama untuk obat lutut linu adalah daun sirsak.  Bukan buahnya, tapi daunnya.  Ternyata, daun sirsak ini memiliki zat ampuh yang mampu meringankan rasa linu di tubuh kita.  Terutama bagi yang mempunyai aktivitas padat di kesehariannya.  Cara mengkonsumsinya tidak perlu dijadikan lalapan, cukup dengan merebusnya sampai air yang untuk merebus itu berubah warna.  Nah, rebusannya itulah yang harus diminum sebelum tidur di malam hari.  Tidak perlu terlalu banyak, hanya satu cangkir saja sampai linu-linu hilang.

Tanaman kedua, sekaligus yang ketiga, karena mereka tidak boleh dipisahkan, adalah daun sereh dan sirih.  Dua daun-daunan ini mengandung zat anti peradangan (sama seperti daun sirsak) sehingga mampu mengurangi linu-linu pada persendian.  Namun obat lutut linu yang ini tidak diminum, tapi digunakan untuk mandi.  Coba saja deh.  Sepulang kerja atau sekolah, rebus daun sereh dan sirih, kemudian gunakan untuk mandi.  Pasti badan rasanya enak sekali. Konon katanya, resep ini sudah ada sejak zaman kerajaan dulu lho.

Tanaman ketiga adalah tanaman yang sudah sangat terkenal sebagai penyedap minuman atau masakan, takni kayu manis.  Cara untuk mengkonsumsinya cukup mudah.  Pertama siapkan dua batang kayu manis kemudian rebus.  Setelah mendidih campurkan perasaan jeruk nipis dan madu murni.  Wedang ini bisa diminum pada sore atau malam hari menjelang tidur.  Dijamin bisa tidur nyenyak dan jauh dari linu-linu.

Tanaman keempat adalah jahe.  Tanaman rempah yang satu ini memang terbukti banyak sekali khasiatnya, terutama untuk obat.  Mulai dari obat untuk lupus, migrain, masuk angin, dan ternyata jahe juga diketahui bisa menjadi obat lutut linu.  Kandungan dalam jahe bisa membantu meregangkan otot yang tegang dan kaku.  Karena rasanya enak, wedang jahe bisa dikonsumsi setiap hari, tapi hanya satu gelas saja.

Yang kelima sebenarnya bukan hanya tanaman namun juga protein hewani, yakni susu hangat yang dicampur dengan kunyit asam.  Susu hangat sendiri sudah bisa untuk mengendurkan otot-otot yang kaku.  Tapi ketika kita terkilir, sebaiknya dicampur dengan kunyit asam yang bisa meredakan peradangan akibat terkilir.  Ramuan obat lutut linu yang satu ini juga sudah terbukti berkhasiat untuk meredakan linu.

Sama seperti obat lutut linu yang kelima, yang keenam ini juga bukan hanya tanaman, namun air jeruk lemon yang dicampur dengan garam inggris.  Tidak usah membayangkan rasanya, karena ini bukan untuk dikonsumsi tapi untuk dioleskan ke bagian tubuh yang terasa linu.  Coba saja, ketika badan terasa linu, buat ramuan ini secukupnya, lalu balurkan ke badan.  Hasilnya otot-otot akan melemas, dan ketika bangun tidur keesokan harinya, rasa linu akan hilang.

Tanaman ketujuh, dan yang terakhir adalah bawang putih.  Bawang putih di sini juga bukan hanya sekedar untuk dikonsumsi, namun juga bisa dibalurkan ke bagian yang terasa linu.  Obat lutut linu yang ini juga baik untuk dikonsumsi sehari-hari sebagai penyedap makanan.  Makanya, jangan pernah hindari bawang putih ya!

Itu tadi adalah penjelasan tentang penyebab pegal linu dan obat lutut linu apa yang cocok untuk mengatasinya.  Semoga bermanfaat dan sampai bertemu di artikel-artikel selanjutnya.

Editor: Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date