Nelayan Ditemukan Tewas di Atas Perahu, Diduga Sudah 2 Hari

Trenggalek, koranmemo.com – Korban meninggal di laut kembali terjadi di wilayah perairan laut pantai Prigi Kecamatan Watulimo, tepatnya di Pantai Genjor masuk area Desa Tasikmadu. Kali ini nahas menimpa Suyoto (45) seorang nelayan warga RT 24/RW 04 desa setempat, Minggu (1/10) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dia ditemukan dalam keadaan tewas sudah dua hari di atas perahunya sendiri. Kasus ini selesai karena pihak tim medis dengan disaksikan pihak Polsek Watulimo bersama keluarganya tidak ditemukan tanda-tanda unsur penganiayaan dan kekerasan pada tubuh korban.

Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman melalui Kasubbag Humas Iptu Supadi membenarkan kejadian yang menimpa korban yang tidak ada unsur penganiayaan. “ Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Diungkapkan kejadian itu berawal pada, Kamis (28/9) lalu saat korban melaut sebagai pekerjaan kesehariannya. Sebelumnya pada saat berangkat melaut sekitar pukul 06.30 WIB, korban sempat berpapasan dengan nelayan lain yakni Hermawan (40) warga Prigi Watulimo.

“ Pada saat akan melaut, korban sempat berpapasan dengan Hermawan di pintu  keluar masuk TPI sebelah timur dan korban menggunakan perahu jenis pancing. Dia  sendirian dengan tujuan menebar jala  di lokasi Pantai Genjor,” ungkap Iptu Supadi.

Setelah pamit melaut, lanjutnya, sejak Kamis hingga Minggu, korban tidak pulang dan sudah dicari oleh pihak keluarganya akan tetapi belum ketemu. Kemudian pada Minggu (1/10), nelayan lain bernama Sugeng saat pulang melaut sekitar pukul 09.00 Wib melihat ada perahu pancing yang berada di Pantai Genjor.

Setelah didekati, ternyata korban sudah meninggal dunia posisi di atas perahunya.  Seketika saksi melaporkan kejadian tersebut di Pos Pol Airud dan dilanjutkan ke Polsek Watulimo. “ Korban langsung dievakuasi ke daratan dan langsung dilakukan visum dokter puskesmas setempat, ” tandasnya.

Usai dilakukan pemeriksaan, tambahnya, luar dalam diri korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, dimungkinkan korban meninggal dunia lebih dari 2 hari. Sedangkan menurut keterangan dari keluarga, Suyoto (korban) sebelumnya mempunyai rekam medis sakit asma dan hipertensi. “ Korban meninggal dunia diduga serangan jantung mendadak,” pungkas Iptu Supadi.

Reporter: Suparni PB

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.