Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat 2019

Kediri, koranmemo.com – Petugas Polres Kediri Kota, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri, Satgas Rapi, dan Saka Bhayangkara Polres Kediri Kota, melaksanakan Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2019, di halaman Mapolres Kediri Kota, Selasa (28/5) pagi.

Operasi Ketupat Semeru, dilaksanakan selama 14 hari mulai hari Rabu (29/5) dini hari sampai Selasa (11/6). Dalam operasi ini, petugas juga mendirikan 6 Pos Pengamanan dan 2 Pos Pantau di delapan titik yang dinilai rawan serta sering terjadi penumpukan volume kendaraan. “Ada 223 petugas gabungan yang berjaga, dan dibagi sesuai dengan jumlah pos,” jelas Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi.

Dikatakan, pelaksanaan operasi Ketupat Semeru tidak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya, namun tahun 2019 semakin kompleks karena bertepatan dengan momen pemilihan umum (Pemilu).

Dengan demikian, petugas harus lebih tanggap dengan berbagai gangguan terhadap stabilitas, kelancaran, dan keselamatan transportasi darat, laut, dan udara.

Selain itu, permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta bencana alam, tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam Operasi Ketupat tahun 2019.

Operasi ini akan diselenggarakan di seluruh 34 Polda dengan 11 Polda prioritas, yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Banten, Polda Lampung, Polda Sumatera Selatan, Polda Bali, Polda Papua, dan termasuk Polda Jawa Timur.

Setelah pelaksanaan Apel, petugas Polres Kediri Kota memusnahkan barang bukti hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Operasi tersebut dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 15 Mei sampai tanggal 26 Mei. Dengan berbagai titik sasaran, baik sebagai target operasi (TO) maupun Non TO.

Barang bukti yang dimusnahkan antara lain 5.694 botol berisi miras, 10.710 butir obat keras (dobel L), dan sabu seberat 3,15 gram. Ribuan botol berisi miras tersebut dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat, serta membakar puluhan ribu pil dobel L serta sabu.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date