Musim Panen, Harga Cengkih Anjlok 

Nganjuk, koranmemo.com -Musim panen cengkih biasanya menjadi waktu yang paling dinanti-nanti bagi para petani Kabupaten Nganjuk. Akan tetapi pada musim panen kali ini para petani harus menerima kenyataan pahit akibat anjloknya harga cengkih.

Setelah penantian panjang menunggu musim panen raya, petani menaruh banyak harapan pada cengkih. Namun di luar dugaan, panen kali ini harga cengkih masih jauh dari harapan. Ironisnya, penurunan harga tidak hanya terjadi pada cengkih basah, melainkan cengkih kering pun memiliki nasib serupa.Seperti yang dikeluhkan Wahyu Ahmad Malik, petani cengkeh Dukuh Sumber Bendo Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. Ia menuturkan harga cengkih cenderung terus menurun pada musim panen tahun ini. Padahal kualitas cengkih dinilai tidak jauh berbeda jika dibanding tahun sebelumnya.

“Cengkih basah maupun kering semuanya turun harga. Tidak seperti harha pada saat sebelum musim panen,” keluhnya, Rabu (4/7).

Dia menyebut saat ini harga cengkih basah berada di kisaran Rp 29 ribu per kilogram, padahal minggu sebelumnya masih berada di angka Rp 30 ribu per kilogram. Penurunan harga makin terlihat drastis terhadap cengkih kering. Sebelumnya harga cengkih kering menyentuh angka Rp 120 ribu per kilogram, tapi saat ini hanya di kisaran Rp 90 ribu perkilogram.

“Yang harganya tetap hanya gagang kering Rp 8 ribu perkilogram, dan daun kering Rp 5 ribu perkilogram,” paparnya.

Ditengarai anjloknya harga cengkih ini akibat banyaknya hasil panen dari petani. Terlebih, cuaca yang tidak menentu dianggap berpengaruh terhadap mutu cengkih.

“Walau harga menurun, petani sini tetap bersyukur. Karena walau harga anjlok masih bisa mendapatkan panen dan tidak mengalami gagal panen,” tuturnya.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date