MoU dan Deklarasi Damai Pilkada Serentak 2018

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com-Unsur Forpimda beserta elemen masyarakat Nganjuk melaksanakan deklarasi bersama tentang pengamanan penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Jawa Timur serta pemilihan  bupati dan wakil bupati (pilbup) Nganjuk 2018. Bertempat di ruang rapat Candi Lor Pemkab Nganjuk, deklarasi dipimpin secara langsung oleh Plt Bupati Nganjuk, Abdul Wachid Badrus, Senin (12/1) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta dari berbagai elemen sepakat untuk menyelenggarakan pemilihan kepala daerah berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil secara efektif dan efisien. Pembacaan deklarasi diikuti secara langsung oleh Forpimda, perwakilan beberapa organisasi, LSM, Parpol, maupun tokoh agama.

Plt Bupati Nganjuk, Abdul Wachid Badrus, dalam sambutan menyampaikan harapannya terhadap pesta demokrasi yang tengah berlangsung saat ini. Menurut pria yang akrab disapa Gus Wachid, hal ini merupakan kesepakatan dalam mengusung amanat bangsa agar Pilkada berlangsung dengan damai.

“Demokrasi pada hakikatnya adalah kekuatan yang dibentuk oleh rakyat untuk memilih pemimpin. Karena itu jangan ada permainan maupun sesuatu yang melanggar aturan,” ungkapnya.

Pucuk pimpinan eksekutif di lingkup Pemkab Nganjuk ini menegaskan agar ASN di bawah kepemimpinannya netral dalam menyambut Pilkada serentak 2018. Bahkan, dia meminta para intel dari kepolisian, Kodim, maupun kejaksaan untuk mengawasi Aparatur Sipil Negara yang terlibat dalam pemenangan salah satu paslon.

“Jika ada aturan ASN tidak boleh memihak salah satu paslon, itu harus dilakukan dan dipatuhi. Saya minta para intel untuk mengawasi,” tegasnya.

Lebih jauh, dalam sambutan Gus Wachid berpesan agar masyarakat memilih calon pemimpin, baik bupati maupun gubernur yang baik serta amanah. Dia mewanti-wanti agar jangan sampai masyarakat memilih pemimpin yang hanya bertujuan mencari kekayaan.

“Kalau jual diri dengan menghambur-hamburkan uang, hampir pasti dia mencari balen (pemulihan). Orang pasti berfikir praktis untuk mengembalikan uang yang tengah dikeluarkan. Gak ada orang keluar duit tanpa ada tujuan,” harapnya. (adv/hms pemkab)

Reporter: Andik Sukaca
Editor: Achmad Saichu

 

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz