Motor vs Motor, Satu Tewas

Trenggalek, koranmemo.com –  Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Trenggalek- Ponorogo, tepatnya masuk Desa Buluagung Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek. Kecelakaan tersebut antara sepeda motor suzuki Shogun No Pol AG-4923-YJ yang dikendarai Lasimin (38), warga RT 01/ RW 01 Desa Buluagung Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek bertabrakan dengan sepeda motor honda Megapro No Pol M 4106 NK dikemudikan M.Fairuz Murtadlo (25) warga RT 04/RW 04 Desa Tanjung Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.

Peristiwa tersebut terjadi, Senin (14/11) sekira pukul 04.00 WIB. Akibat tabrakan itu, Lasimin meninggal dunia di tempat kejadian. Sedangkan M Fairus Murtadlo hanya mengalami luka-luka ringan.

Kapolres Trenggalek AKBP I Made Agus Prasetya melalui Kanit Laka Lantas Aiptu Hermanto ketika dikonfirmasi membenarkanterjadi laka lantas di Jalan Raya Trenggalek-Ponorogo. Saat ini kasus masih dalam peyidikan petugas.“Benar telah terjadi kecelakaan antara sepeda motor Sogun bertabrakan dengan Megapro. Pengendara Shogun langsung tewas di TKP dan pengendara Megapro hanya mengalami luka –luka,’’ungkapnya kepada Koran Memo, Senin(14/11).

Dijelaskan Hermanto, peristiwa itu berawal sepeda motor honda Megapro yang dikemudikan M.Fairuz Murtadlo sendirian melaju dari arah timur lurus hendak ke arah barat saat menjelang salat Subuh. Tiba-tiba muncul sepeda motor suzuki Shogun yang dikendarai Lasimin sendirian hendak menyeberang jalan. Lasimin datang dari arah selatan serong ke arah timur, namun tanpa memperhatikan arus lalin.Karena jarak kedua kendaraan terlalu dekat, akhirnya tabrakanpun tak dapat terhidarkan. Kedua pengendara terpental dan jatuh ke aspal. Lasimin mengalami luka yang cukup parah , hingga akhirnya meninggal ditempat kejadian.

Sementara menurut Wiji (53) warga setempat mengatakan kejadian tersebut sangat cepat, selain itu terlihat kurang jelas dikarenakan lampu penerang jalan tidak ada. Pada hal saat peristiwa itu terjadi cuaca sangat cerah dan jalan lurus datar, sedangkan arus lalin sedang .

“ Kami dan warga lain yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan, pada saat ditolong Lasimin sudah meninggal dunia. Warga berharap pada pihak terkait untuk segera memasang lampu penerang jalan agar kejadian serupa tidak terulang lagi,’’harap Wiji. (pb/haz)

 

Follow Untuk Berita Up to Date