Motivasi Hidup Sukses dari Jack Ma: Ada Garis Waktu yang Harus Dihadapi

Koranmemo.com -Siapa yang tidak mengenal sosok Jack Ma?  Pria berkebangsaan China tersebut merupakan salah satu pria terkaya di dunia saat  ini.  Dia adalah pendiri dari Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di China.  Setelah kesuksesannya, Jack Ma tidak lantas menyimpan ilmunya untuk dirinya sendiri, namun membaginya dengan masyarakat, terutama para pemuda yang juga ingin bisa sukses.

Dalam sebuah acara yang disiarkan di stasiun televisi Korea, KBS, Jack Ma memberikan motivasi kepada para pemuda yang hadir tentang kesuksesan.

Di acara tersebut Jack Ma mengatakan, ada garis waktu yang harus kita hadapi dalam kehidupan.  Dimulai dari saat kita berusia 20 tahun dan terus berjalan hingga kita berusia 60 tahun.

Sebelum kita menginjak usia 20 tahun, kita harus menjadi murid yang baik untuk mendapatkan pengalaman.  “Jangan takut untuk membuat kesalahan.  Jika Anda jatuh, maka Anda bisa bangkit lagi.  Jatuh lagi?  Bangkit lagi.  Anda baru berusia 20-an,” ujarnya saat itu.

Jack Ma melanjutkan, ketika usia kita menginjak 20-an ke atas dan menjelang 30 tahun, ikutlah seseorang.  Tidak masalah jika kita masuk ke perusahaan kecil.  Karena jika kita masuk ke perusahaan besar, kita hanyalah bagian dari sebuah mesin besar.  Sementara jika kita masuk ke perusahaan kecil, di sana kita akan belajar tentang proses, passion, mimpi dan semangat.  Kita bisa belajar banyak hal dalam satu waktu.

“Jadi sebelum usia kita 30 tahun, bukan perusahaan mana yang Anda tuju, namun bos mana yang akan Anda ikuti.  Karena bos yang baik, akan mengajari Anda dengan cara yang berbeda,” tutur Jack Ma.

Selanjutnya, antara usia 30 hingga 40 tahun, ini saatnya bagi kita untuk memikirkan, apakah kita ingin bekerja sendiri atau hanya menjadi karyawan.  “Kerjakanlah sesuatu yang benar-benar Anda kuasai, jangan memulai hal yang baru karena itu sudah sangat terlambat.  Anda bisa sukses, namun resikonya juga sangat  besar,” katanya.

Kemudian, di usia 40 hingga 50 tahun, saatnya bagi kita untuk fokus mengembangkan apa yang sudah kita mulai.  Dan di usia 50 sampai 60 tahun, waktunya bagi kita untuk mempekerjakan para pemuda.  “Beri apresiasi pada mereka, dan pastikan mereka bekerja dengan baik,” ujarnya.

Baru kemudian di usia 60 tahun ke atas, kita menikmati masa tua kita bersama keluarga atau sekedar liburan ke pantai, menikmati matahari terbenam setiap sore.

Editor: Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date