Misterius, Nelayan Asal Pantai Prigi Tewas di Atas Kapal

Trenggalek, koranmemo.com – Seorang nelayan yang tinggal di pesisir Pantai Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek secara misterius tewas saat melaut di perairan Solimo Pantai Prigi. Pria yang diketahui bernama Subiyanto (43) warga RT 25/RW 04 Dusun Gares Desa Tasikmadu, tewas saat mencari ikan bersama dua anak buah kapal (ABK) lainnya, Agus Salim (45) dan Imam Abadi (58).

Kasubbag Humas Polres Trenggalek, Iptu Supadi saat dikonfirmasi koranmemo.com, Kamis (6/12) membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia menyebutkan, nahkoda perahu nelayan SITOLE itu ternyata tewas akibat serangan jantung.

Diketahui, dia pernah menderita penyakit jantung sekitar satu tahun lalu dan baru sembuh sekitar lima bulan yang lalu. “Diduga korban meninggal karena serangan jantung mendadak, yang dikuatkan dengan hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Watulimo,” jelasnya.

Awalnya,  tiga nelayan itu pergi mencari ikan di perairan Solimo Pantai Prigi menggunakan perahu pancing sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah sampai di lokasi, mereka segera menebar jaring  untuk mencari ikan.

Usai mengangkat jaring, sekitar pukul 20.00 WIB tiba-tiba Subiyanto mengeluh kepalanya pusing dan langsung terjatuh dengan kondisi telentang di atas perahu dengan kondisi tidak sadarkan diri. “Setelah mengeluh kepalanya pusing, korban langsung jatuh terlentang di atas perahu tidak sadarkan diri,” imbuhnya.

Mengetahui temannya jatuh pingsan, kedua ABK itu segera memberikan pertolongan pertama. Mereka panik melihat kondisi Subiyanto  yang tak kunjung sadarkan diri. Sekitar pukul 20.30 WIB, mereka menghubungi pihak keluarga untuk meminta bantuan evakuasi ke Posko Basarnas Trenggalek.

Sebab kedua ABK itu mengaku tidak dapat mengemudikan perahu nelayan SITOLE. ”Dalam perjalanan korban meninggal dunia. Sekitar pukul 22.30 WIB baru sampai di TPI Pantai Prigi Kabupaten Trenggalek,” kata Supadi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya unsur kekerasan maupun tindak pidana terhadap kematian Subiyanto. Pihak keluarga sudah ikhlas melepas kepergian korban dan menolak dilakukan otopsi berdasarkan pernyataan yang dibuat dengan sepengetahuan perangkat Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Saat ini jenazah korban sudah dimakamkan di area tempat pemakaman umum (TPU) setempat.

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date