Miris, Bapak Setubuhi Anak Tiri

Nganjuk, koranmemo.com – Dengan berurai air mata, sebut saja namanya Bunga (16) pelajar sebuah SMP asal Kecamatan Tanjunganom mendatangi Mapolsek Prambon, Kamis (21/3/2019) sekitar pukul 17.00 WIB. Dia minta perlindungan polisi lantaran tidak berani pulang karena sering disetubuhi oleh bapak tirinya sendiri.

Mirisnya lagi, perbuatan tak senonoh itu sudah sering kali dilakukan oleh bapak tirinya, semenjak korban masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Karena alamat korban dan tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polsek Warujayeng, maka kasus dilimpahkan ke Polsek Warujayeng.

“Waktu itu petugas Polsek Prambon menghubungi piket reskrim dan Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng dikarenakan TKP merupakan wilayah Polsek Warujayeng,” kata Iptu Pujo Santoso Kanit Reskrim Polsek Warujayeng mendampingi Kapolsek Kompol Edi Hariadi, Jumat (22/3/2019).

Mantan KBO Satreskrim Polres Nganjuk ini menjelaskan, sebelumnya, korban berniat mencari pekerjaan di wilayah Kecamatan Prambon. Karena tidak ada yang menerima, akhirnya korban masuk ke Mapolsek Prambon untuk minta perlindungan karena tidak berani pulang ke rumah, takut disetubuhi oleh bapak tirinya.

“Perbuatan bapak tirinya itu sudah sering dilakukan kepada korban, terakhir Kamis (21/3) sekitar pukul 05.00 WIB sewaktu ibu korban ke pasar. Saat itu bapak tirinya berniat mengagahi lagi namun korban menolak dan mengancam berteriak,” beber Pujo.

Mendapat informasi dari Polsek Prambon jika ada anak dari Kecamatan Tanjunganom minta perlindungan, selanjutnya petugas piket reskrim dan bhabinkamtibmas setempat mencari keberadaan terduga pelaku, yakni bapak tiri korban.

Akhirnya bapak tiri korban dapat diamankan yang selanjutnya digelandang ke Mapolsek Warujayeng. Kepada petugas, pelaku mengakui perbuatannya dan dilakukan sebanyak 3 kali sejak korban duduk di SD kelas VI. “Semua dilakukan di dalam rumah saat ibu korban tidak ada,” jelas Pujo.

Karena korban masih di bawah umur, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Warujayeng melakukan koordinasi dan melimpahkan korban dan tersangka ke Unit PPA Satreskrim Polres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut.

Reporter  : Muji Hartono

Editor       : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date