Minta Usut Dugaan Penyelewengan, Puluhan Warga Datangi Kantor KPH Kediri

Kediri, Koranmemo.com – Puluhan warga Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri mendatangi Kantor Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) di Jalan Hasanudin no 27 Kota Kediri, Senin (7/5) pagi. Kedatangan mereka untuk mendesak Perhutani menindak tegas dugaan penyimpangan wewenang pengelolaan lahan yang diduga dilakukan oleh oknum Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) desa setempat.

Agus Tianto, perwakilan warga mengatakan, kedatangan mereka ke Kantor KPH Kediri untuk menuntut kejelasan dan keadilan. Pasalnya mereka menduga tindakan yang dilakukan oknum LMDH dalam pengelolaan lahan dinilai menyalahi aturan. Bahkan dia menyebut, jumlah warga yang diduga menjadi korban penyalahgunaan wewenang mencapai lebih dari 1.000 warga.

Agus memaparkan, dugaan pelanggaran yang mereka permasalahkan adalah adanya dugaan praktik penyewaan lahan yang diduga dilakukan oknum LMDH. Padahal, lahan yang menurut pengakuan mereka disewakan itu, seharusnya pengelolaannya menjadi ranah warga sekitar.

“Kami mendesak agar Perhutani mengambil tindakan nyata. Kebijakan nyata terhadap lahan yang sudah disewakan kepada pihak lain itu untuk segera ditindaklanjuti. Karena itu hak warga dan harus diberikan,” kata Agus, sambil menunjukkan data ke pewarta dugaan praktik sewa lahan tersebut.

Menurut Agus, seharusnya warga mempunyai hak yang melekat terkait pengelolaan lahan mengingat LMDH merupakan mitra Perhutani. Sementara, kewajiban yang harus dilakukan adalah menjaga ataupun turut serta mengelola dengan sistem pembagian sharing profit.

Follow Untuk Berita Up to Date