Minimalisir Tingkat Kecelakaan Angkutan Umum

Kediri, koranmemo.com Polres Kediri Kota terus menggelar pemeriksaan kesehatan, tes urine dan  pengobatan gratis bagi pengemudi bus, angkutan kota, pengendara ojek, pedagang asongan dan penumpang di Terminal Tamanan Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Jumat (28/12). Selain itu, dari pihak Jendral Perhubungan Darat BPTD XI Jawa Timur Terminal Tipe A Tamanan Kota Kediri, melakukan pemeriksaan kalaikan kendaraan.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi mengatakan, kegiatan ini diadakan Polres Kediri Kota yang bekerjasama dengan Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Jasa Raharja, dan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Kediri. “Tujuannya, untuk mengantisipasi kecelakaan lalulintas yang melibatkan pengemudi angkutan umum. Pengobatan gratis dan tes urine ini, sasarannya adalah para awak angkutan umum di Terminal Tamanan. Tapi juga berlaku bagi pengendara ojek, pedagang asongan, dan penumpang,” jelasnya, saat ditemui Koranmemo.com.

Di perayaan Natal dan tahun baru, lanjut Anthon, ada arus mudik. Meskipun tidak sebanyak pada hari raya idul fitri, namun masyarakat banyak yang menggunakan transportasi umum untuk bepergian. “Petugas juga dapat memastikan kondisi fisik para pengemudi sehingga saat mengemudi memang pada kondisi yang optimal. Kalau perjalanan lebih dari 5 jam, diharapkan ada sopir pengganti,” sahutnya.

Jika pengemudi memaksakan meneruskan perjalanan, sambung Anthon, mungkin karena mengejar setoran, tidak menutup kemungkinan mengakibatkan kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa. “Yang berbahaya adalah micro sleep, pengemudi dapat kehilangan konsentrasi dan dapat mengakibatkan kecelakaan lalulintas,” imbuhnya.

Dari pihak Kemenhub, juga akan memberikan layanan aduan. Bagi penumpang yang merasa pengemudi ugal – ugalan, bisa melaporkan ke petugas untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan. Manfaat kesehatan melalui pengobatan gratis ini benar – benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Untuk mengetahui hasil tes urinee, petugas segera berkoordinasi dengan Kasat Reskoba Polres Kediri Kota. “Tes urine untuk keselamatan bersama. Kami mengimbau kepada para sopir, agar tidak mengkonsumsi obat terlarang, dengan alasan meningkatkan daya tahan tubuh. Ingat, yang pengemudi bawa adalah para penumpang. Kita semua sama – sama ditunggu keluarga yang di rumah,” tegasnya.

Para sopir awalnya sempat terkejut. Ini lantaran banyak petugas Satlantas yang berada di terminal. Mereka mengira ada kejadian tindak kejahatan atau operasi surat – surat kendaraan. “Sempat terkejut, saya kira ada tindak kejahatan. Karena ini masih nuansa Natal, dan sebentar lagi pergantian tahun. Pasti pengamanan ditingkatkan,” ujar Mujiono (56), salah satu sopir bus.

Sementara itu, Pakur Rigan, Anggota Siaran Bus Jendral Perhubungan Darat BPTD XI Jawa Timur Terminal Tipe A Tamanan Kota Kediri menambahkan, dari Kemenhub juga melakukan pemeriksaan kendaraan diantaranya kelengkapan surat dan kelayakan kendaraan. “Tetap yang menjadi prioritas adalah surat – surat dan kondisi kendaraan. Misalnya ban, kaca, kondisi mesin, dan pasti pengemudi. Jadi, tidak hanya pengemudi saja yang fit, tapi kendaraan juga fit,” tandasnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date