Meski Sudah PSU, Aktivis Desak Tindaklanjut Secara Hukum

Jombang, koranmemo.com – Kisruh kelebihan 25 lembar surat suara untuk pemilihan Bupati – Wakil Bupati Jombang 2018 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto saat pencoblosan serentak Rabu (27/6), ternyata juga menjadi perhatian kalangan aktivis di kota santri, meski telah digelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Minggu (1/7) pagi.

Salah satunya datang dari Aan Anshori, Direktur LInK (Lingkar Indonesia Untuk Keadilan) Jombang. Ia pun mendesak agar kasus tetap ditindaklanjuti secara hukum.

“Peristiwa di TPS 01 Desa Tambar tidak biasa disepelekan, apalagi dianggap ‘cukup’ dengan menyelenggarakan pemungutan suara ulang,” kata Aan kepada sejumlah wartawan, Senin (2/7).

Menurutnya, adanya pemilih hantu (ghost voters) diduga kuat melibatkan struktur Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). “Tidak mungkin 25 surat suara diconlos oleh hantu atau kertas (surat suara) mencoblos dirinya sendiri secara otomatis,” sambung Aan.

Masih menurut Aan, fakta adanya pergantian 4 dari 7 petugas KPPS pasca kejadian, sementara pernyataan resmi Ketua KPU (Muhaimin Shofi, red) di media massa jika pergantian agar tim KPPS lebih

fresh dan tidak gerogi, terlalu terkesan menutupi masalah.

“Pernyataan (Ketua KPU) omong kosong dan terkesan menutupi masalah yang sebenarnya. Oleh karena itu saya mendesak  agar kasus  ini ditindaklanjuti secara hukum  yang sanksinya telah diatur dalam pasal 177-178 Undang-undang Nomer 10 Tahun 2016,” bebernya.

Bahkan menurut Aan, jika penyelenggara pemilu turut terlibat tindak pidana, maka hukumannya bisa ditambah 1/3 dari pidana yang ditentukan.

“Siapapun yang berusaha mempetieskan dugaan tindak pidana pemilu ini, sangat mungkin tahu dan terlibat dalam peristiwa tambar. Maka, KPU, Panwaslu Kabupaten Jombang harus pro aktif untuk memprosesnya. Jika tidak, hal tersebut justru akan mencoreng marwah pemilukada dan dikinerja mereka,” pungkasnya.

Sebelumnya, PSU dilaksanakan ulang setelah adanya kekisruhan saat penghitungan di TPS 01 Desa Tambar usai pencoblosan Rabu (27/6). Ini karena adanya kelebihan 25 lembar surat suara untuk pemilihan Bupati-Wakil Bupati Jombang.

Reporter: Agung Pamungkas

Editor: Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date