Bus Rusak, Rombongan Limapuluh Kota Batal Pulang

Kediri, koranmemo.com – Perjalanan Wakil Bupati dan keluarga besar Limapuluh Kota yang membawa peti berisi gumpalan tanah makam Tan Malaka menuju tempat kelahirannya terhambat. Semalam (22/2), sekitar pukul 00.30 WIB, rombongan terpaksa harus berhenti karena terjadi kerusakan pada mesin AC salah satu bus yang di dalamnya terdapat peti tersebut.

Dari informasi yang dihimpun koranmemo.com, bus berhenti di atas Jembatan Semampir.¬† Asap pekat menyembur dari bagian belakang bus yang saat itu ditumpangi sekitar 12 orang. “Tak ingin mengambil risiko, kita memutuskan menghentikan perjalanan dan bermalam di salah satu hotel terdekat,” ujar Wakil Bupati Limapuluh Kota Sumatra Barat, Ferizal Ridwan.

Saat ini peti tersebut disimpan di dalam mobil untuk dibawa kembali. Setelah bus selesai diperbaiki, mereka melanjutkan perjalanan pulang siang ini sekitar pukul 13.00 WIB dari hotel menuju Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat. “Perjalanan dari Kediri menuju Limapuluh Kota sekitar kurang lebih 3 hari, akan tetapi nanti kita mampir dahulu ke kementerian sosial untuk membicarakan kelanjutan Tan Malaka nantinya,” pungkas Ferizal.

Untuk diketahui, Selasa (21/2), Wabup Limapuluh Kota bersama jajarannya serta keluarga Tan Malaka  melakukan prosesi Besalin Baju pemindahan gelar Datuk Tan Malaka kepada turunan ke VII di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

Reporter : Yudha Kriswanto

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date