Meresahkan, Satu Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan

Kediri, koranmemo.com – Pasangan bukan suami istri yang sudah meresahkan warga, akhirnya diamankan petugas Satpol PP Kota Kediri, Senin (8/4) sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka diamankan setelah petugas mendapat aduan masyarakat (dumas), selanjutnya petugas yang melakukan pemeriksaan menemukan di salah satu kamar kos yang berada di Kelurahan Kaliombo Kecamatan Kediri Kota, Kota Kediri.

Kabid Trantibumas Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menjelaskan, para penghuni kos sudah mendapat teguran dari warga yang menilai tindakan mereka dapat mengarah ke tindakan asusila. Warga pun segera melaporkan ke petugas Satpol PP Kota Kediri. “Ada satu pasang yang berada di dalam kamar,” jelasnya, saat ditemui koranmemo.com, Selasa (9/4).

Mereka, lanjutnya, berada di dalam kamar dengan kondisi pintu kamar yang tertutup. Setelah melakukan pemeriksaan, ternyata pasangan ini tidak dapat menunjukkan kartu atau surat nikah. Dari kartu tanda pengenal (KTP), petugas semakin yakin bahwa mereka bukan pasangan suami istri.

Pasalnya, dari status serta alamat yang berada di KTP belum menikah dan alamat mereka tidak sama. Untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, muda-mudi tersebut di bawa ke Kantor Satpol PP Kota Kediri. “Kami melakukan pendataan dan memberikan pembinaan terlebih dahulu. Selanjutnya, kami menghubungi pihak keluarga sehingga dapat memberikan pembinaan lebih lanjut,” ucap Nur Khamid.

Muda-mudi ini diketahui berinisial EK (22) laki-laki asal Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri dan pasangannya IK (19) perempuan asal Kecamatan Kota, Kota Kediri. Dari pengakuannya, mereka singgah untuk istirahat, namun mereka tidak memperhatikan batas waktu berkunjung.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, warga sering memantau bahkan sering berkoordinasi dengan petugas keamanan. Dan akhirnya, warga yang mulai merasa tidak nyaman atas perilaku penghuni kos itu, melaporkan kejadian tersebut ke petugas Satpol PP Kota Kediri.

Dari informasi yang diperoleh Koranmemo.com, meskipun siang hari, beberapa warga sering melihat pasangan bukan suami istri ini masuk ke dalam kamar kos. Bahkan, tidak jarang mereka juga melihat beberapa pasangan yang masih mengenakan seragam sekolah.

Ditambahkan, petugas segera memanggil pemilik kos untuk menjalani pemeriksaan, terkait surat izin usaha maupun bangunan, serta pengawasan terhadap para penghuni kos. “Jangan sampai, pemilik atau pengelola kos justru membiarkan hal tersebut. Jika ada sesuatu hal yang tidak dibenarkan atau melanggar norma agama maupun susila, sebaiknya memberi imbauan, melakukan tindak tegas, maupun melaporkan ke pihak yang berwenang,” imbuh Nur Khamid.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date