Merasa Ditipu:  Warga Bendo Ngluruk Pemkab, Ancam Tempati Rumah Lama

Ponorogo, koranmemo.com-Polemik relokasi warga terdampak Waduk Bendo di Dukuh Bendo RT 1 RW 2 Desa Ngindeng Kecamatan Sawoo kembali memanas. Pasca diratakan paksa rumahnya oleh Pemkab Ponorogo, Kamis (1/3) lalu, kini giliran puluhan warga Bendo ngluruk (datangi, red) kantor Pemkab Ponorogo, Senin (12/3).

Diangkut truk dump, sekitar 20 warga terdampak waduk Bendo menggelar aksi demo di depan gedung Pemkab Ponorogo, di Jalan Alun-alun Selatan Kota Ponorogo. Dengan membawa sejumlah spanduk bertuliskan” Waduk Bendo Pejabat Serakah Rakyat Kian Susah”,” Kami Jangan Dimiskinkan”, puluhan warga menuntut Pemkab mengembalikan seluruh tanah milik mereka. Warga pun menolak direlokasi ke Rumah Resetlement yang telah di bangun Pemkab.

Kordinator Aksi, Didik Suyono mengatakan, aksi ini lantaran pihaknya merasa ditipu oleh Pemkab Ponorogo. Pasalnya, ganti rugi rumah lama dengan rumah baru warga Bendo diklaim tidak sepadan. 80 KK warga Bendo pun sepakat membatalkan perjanjian serah terima rumah miliknya dengan rumah tipe 49 milik Pemkab.

Tak hanya itu, warga pun akan kembali menempati rumah lama, Selasa (12/3) besok.” Kita ini dibodohi Pemkab, masa ada warga yang lahanya 300 sampai 600 meter persegi cuman diganti 200 meter persegi, apa itu sepadan. 80% sudah sepakat untuk kebali ke rumah lama besok, kalau tidak ada rumah kita bangun tenda,” ujarnya.

Didik mendesak Pemkab untuk menepati janjinya, pasalnya hingga kini lahan garapan yang dijanjikan Pemkab tidak kunjung direalisasikan, ironisnya Sertifikat Hak Milik (SHM) atas rumah tipe 49 tidak kunjung terbit.” Ia 6 bulan kita di tanggung hidupnya, habis itu mau makan apa kita petani. Lahan garapan kami tidak jelas sertifikat juga tidak ada. Tolong lah  Pemkab untuk mendengarkan aspirasi kami,” ungkapnya.
Hingga aksi ini berakhir, tidak satu pun pejabat Pemkab Ponorogo menemui warga Bendo.

Reporter : Zainul  Rohman
Editor : Achmad  Saichu