Menperin Minta TKA Ilegal Diproses Hukum

Mojokerto, koranmemo.com –  Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto meminta keberadaan tenaga kerja asing (TKA) ilegal di tanah air diproses secara hukum, termasuk yang disinyalir menetap di Jawa Timur. Hal itu dikatakan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mojokerto, Senin (9/1). “Tentu apapun yang namanya ilegal silakan diproses secara hukum, kalau yang lain apakah tenaga kerja Indonesia atau asing yang beroperasi tentu ada regulasi yang berlaku,” kata Airlangga kepada wartawan.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubenur Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menambahkan, temuan 26 TKA ilegal asal Tiongkok saat merazia sebuah perusahaan di Desa Tumapel Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto beberapa waktu lalu diduga sebagai fenomena gunung es. Menurut dia, masih banyak perusahaan di Jatim yang perlu diawasi.

“Saya meminta segenap pengusaha untuk tidak memperkerjakan TKA ilegal. Kami mengetuk kesadaran para pengusaha supaya memperkerjakan masyarakat sekitar pabrik,” terangnya.

Hanya saja, lanjut Gus Ipul, mendeteksi TKA ilegal di Jatim bukan perkara mudah. Pasalnya, tak sedikit WNA yang menggunakan visa kunjungan masuk ke Jatim melalui Jakarta, Manado maupun pintu masuk lainnya. “Di Jatim yang bisa diketahui yang mendarat di Bandara Juanda, WNA overstay ada catatannya.

Data dari Kemenkum HAM Jatim ada sekitar 200 orang (WNA) overstay di Jatim. mereka menggunakan visa kunjungan, mayoritas dari Tiongkok,” ungkapnya. Untuk melacak keberadaan para WNA tersebut, menurut dia, Gubenur telah meminta Disnaker Jatim untuk berkoordinasi dengan imigrasi, polisi, dan TNI.

Selain itu, dia meminta serikat buruh untuk malaporkan keberadaan TKA ilegal di daerah masing-masing. “Kami ingin memastikan setiap perusahaan di Jatim memperkerjakan pekerja yang layak bekerja di situ,” tandasnya. Sebelumnya, Menkum HAM, Yasonna Laoly menyebutkan, saat ini terdapat 21 ribu TKA asal Tiongkok yang berkerja di tanah air. Jumlah itu lebih kecil dibandingkan TKI di luar negeri. Sementara WNA asal Tiongkok mencapai 1 juta orang yang didominasi wisatawan. (ag)

Follow Untuk Berita Up to Date