Mengaku Mahasiswa, Kuli Setubuhi Pelajar

Jombang, koranmemo.com – Mengaku berstatus mahasiswa, WAY (24), kuli bangunan asal Desa Pesantren Kecamatan Tembelang, nekat menyetubuhi PDA (16) pelajar kelas 2 salah satu SMA asal Kecamatan Kabuh. Akibatnya, pelaku diringkus anggota Satreskrim Polres Jombang, Selasa (11/10).

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Herio Ramadhona Chaniago melalui Kanit PPA Satreskrim, Iptu Dwi Retno Suharti menjelaskan, peristiwa bermula Minggu (9/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu pelaku yang kenal melalui media sosial (medsos) Facebook, mengajak korban untuk bertemu. Tanpa curiga, korban yang terbujuk rayuan akhirnya menuruti kemauan pelaku. Mereka sepakat bertemu di selatan Jembatan Kecamatan Ploso. Setelah bertemu, pelaku yang mengaku sebagai seorang mahasiswa, mengajak korban ke rumah neneknya yang berada di Desa Balunggemek Kecamatan Megaluh.

Sesampainya di lokasi, pelaku yang sudah mempunyai niat bejat menarik tangan korban ke dalam rumah. “Korban curiga dengan niat jahat pelaku, akhirnya berteriak dan terdengar oleh salah satu tetangga nenek pelaku sehingga pelaku gagal melakukan niatnya,” kata Retno kepada wartawan, Jumat (28/10).

Rupanya, lanjut Retno,  pelaku tak kapok. Ia kembali mengajak korban menuju persawahan dekat jalan tol di Kecamatan Tembelang. Di lokasi itu, pelaku kemudian melampiaskan nafsunya kepada korban. Korban yang tak berdaya hanya bisa berteriak minta tolong. “Sayangnya hal itu tak menyurutkan niat pelaku. Dia justru mengancam akan membunuh korban jika berteriak,” tambah Retno.

Puas melancarkan aksi mesumnya, pelaku malah tega meninggalkan korban di salah satu penitipan sepeda. Sedangkan pelaku pergi begitu saja. Tak terima dengan perbuatan  pelaku, korban akhirnya melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolres Jombang.

Polisi yang mendapat laporan, segera mencari keberadaan pelalu. ”Beberapa saat melakukan pelacakan, pelaku berhasil dibekuk di tempat kerjanya saat menjadi kuli bangunan di Puskesmas Tembelang. Dia dijerat dengan pasal 81 UURI No 35 th 2014 tentang perlindungan anak. Turut diamankan juga sebuah ponsel, barang bukti berupa pakaian korban serta pakaian pelaku yang dipakai pada saat kejadian dan satu unit sepeda motor Honda Vario warna merah,” pungkas Retno. (ag)

 

Follow Untuk Berita Up to Date