Melihat Penitipan Kucing di Kota Santri

Jombang, koranmemo.com – Tidak lama lagi musim mudik lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah, tiba. Sebagian besar umat muslim tentunya tidak akan melewatkan moment spesial ini untuk bersilaturahmi ke sanak saudara. Bahkan ada pula yang mudik dengan jangka waktu cukup lama.

Bagi mereka yang akan bepergian jauh namun tidak ingin kerepotan membawa kucing kesayangan, tak perlu khawatir lagi. Sebab di kota santri, ada tempat penitipan hewan peliharaan khusus kucing yang akan merawat hewan berbulu lembut ini.

Tempat tersebut adalah rumah kucing milik Wahyuni Septiana (26) yang berlokasi di Dusun/Desa Puton No 79 Kecamatan Diwek. Setiap menjelang lebaran, Wahyuni kebanjiran order jasa penitipan kucing sekaligus perawatannya.

Pengamatan wartawan, rumah penitipan kucing ini bisa dikatakan memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Dilengkapi sejumlah fasilitas, rumah penitipan ini siap memanjakan kucing kesayangan selama ditinggal mudik atau bepergian.

Sejumlah fasilitas tersedia di tempat tersebut seperti, layanan grooming, vaksinasi untuk kesehatan kucing atau suntik vitamin, makanan, dan mainan khusus kucing untuk menghilangkan stres.

Kucing-kucing yang dititipkan, akan menempati kandang-kandang berbahan aluminium berukuran hampir 1 meter persegi, lengkap dengan lampu penerangan di setiap kandangnya, serta tempat makan dan minum, dan juga tempat untuk buang air.

“Soal harga tergantung seperti apa fasilitas yang digunakan,” kata Wahyuni kepada sejumlah wartawan, Jumat (17/5) siang.

Ia menjelaskan, sebelum kucing dititipkan, terlebih dahulu melalui proses pengecekan kesehatan. Bila kondisi kucing kurang sehat, akan diberikan fasilitas ekstra yang juga akan mempengaruhi tarif jasa penitipan kucing.

“Untuk jasa kucing sehat yaitu grooming dan suntik vitamin, dan kalau untuk kucing kurang sehat biasanya kita fasilitasi dengan penyembuh kucing. Tarif antara Rp 35 ribu – Rp 75 ribu, tergantung kondisi,” sambungnya.

Wahyuni menambahkan, penitipan kucing ini biasanya ramai pada H-5 menjelang lebaran hingga H+5 setelah lebaran. “Kalau hari biasa ada 15-20 ekor. Sedangkan kalau lebaran bisa mencaoai 20-35 ekor,” ungkapnya.

Sementara, Siti Aminah (17), salah satu pengguna jasa penitipan asal Desa Pandanwangi Kecamatan Diwek, mengaku memilih menitipkan hewan kesayangan tersebut agar kucing jenis persia miliknya lebih terawat saat ditinggal untuk beberapa waktu nanti.” Takutnya kalau di rumah tidak ada yang merawat,” ujarnya.

Dikatakan, dirinya setiap tahun selalu menitipkan kucingnya ini. Ia menilai penitipan kucing ini dinilai cukup baik dan tergolong murah. “Ini tarifnya Rp 50 ribu per-hari,” tutunya.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date