Melawan Saat Ditangkap, Terduga Teroris Dibekuk di Prambon Nganjuk

Nganjuk, koranmemo.com – Seorang pria bernama Dy, yang tengah membonceng istri beserta anaknya, Selasa (14/5) sekitar pukul 18.30 WIB, dibekuk petugas berpakaian preman. Terduga teroris yang akrab disapa Bondan tersebut dibekuk di sebuah conter HP Redjo Cell, Dusun / Desa Tanjungtani Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk.

Informasi yang dihimpun koranmemo.com, terduga teroris ini memiliki alamat KTP Jalan Masjid Al Ikhlas, Kelurahan Kranji Kecamatan/ Kota Bekasi Barat. Domisili terakhir, tinggal bersama istrinya bernama Siti Asmunah, beserta anak dan mertuanya, di Dusun Tunggulrejo RT 07/ RW 3 Desa Baleturi Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk.Bondan keseharian dikenal pendiam dan sopan. Ia juga berpakaian biasa sehari-hari. Bahkan, biasanya mengumandangkan adzan di masjid serta membaur bersama jemaah lain. “Orangnya biasa dan cenderung pendiam. Kalau yang perempuan (istri) biasanya berpakaian jubah serta bercadar,” ungkap Imam Syafii (26) warga setempat.

Sementara itu, Thohari, warga Dusun/Desa Tanjungtani Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk, yang tinggal di depan lokasi penangkapan mengatakan, ketika disergap terduga teroris sedang membonceng istri beserta anaknya menggunakan sepeda motor mio bernopol W 6688 SS. Ketika sampai di counter, ia langsung disergap petugas berpakaian preman yang memegang senjata api.

“Petugas nembawa senjata dengan berpakaian hitam langsung menyergap. Jumlahnya yang pakai motor ada tiga, yang mobil juga tiga,” ungkapnya.

Thohari menyampaikan, ketika hendak ditangkap di dalam counter, terduga teroris ini sempat melawan petugas. Sehingga, petugas menyeretnya keluar hingga berhasil memborgolnya.

“Tadi sempat meminta warung sebelah counter untuk mengantar anaknya pulang. Yang istri bilang tidak papa ditangkap, yang penting anaknya diantar pulang. Tapi tidak ada yang mau mengantarnya karena takut,” imbuh Thohari.

Hingga berita ini ditulis, rumah yang disinggahi di Dusun Tunggulrejo Desa Baleturi, diamankan petugas dengan dikelilingi garis polisi. Di halaman belakang dekat kandang sapi juga ditemukan bekas tumpukan kertas yang baru terbakar. Sedangkan police line di counter HP yang merupakan TKP penangkapan sudah dibuka oleh petugas kepolisian sekitar pukul 20.30 WIB.

Reporter : Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date