Melalui Budaya dan Pariwisata Panji Galuh Kota Kediri Ikut Perangi Narkoba

Kediri, koranmemo.com – Ajang Pemilihan Duta Wisata Kota Kediri Panji Galuh Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Pemerintah Kota Kediri, memasuki masa karantina. Total ada 20 finalis yang berhasil masuk babak ini setelah menyisihkan 100 peserta di tahap tes tulis, wawancara dan uji bakat.

Dengan masuknya 20 finalis yang merupakan putra putri terbaiknya Kota Kediri, ditahap karantina, mereka mendapat segudang pelatihan dan pengetahuan baru meliputi kebudayaan, public speaking, koreografi, beauty class, table manners, bahasa inggris serta pengetahuan tentang P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan PeredaranGelap Narkoba) yang diisi oleh penyuluh BNN Kota Kediri Rendy Adityawan, S.Kom, Miftakul Choiriyah, S.I.Kom.

Pembekalan P4GN yang dilakukan pada Jum’at, (14/9/2018) ini dikemas penyuluh BNN Kota Kediri dalam bentuk diskusi interaktif dan tanya jawab dengan materi Peran Pemuda dalam Ikut Perangi Narkoba, hal ini menjadi momen yang dinanti oleh para finalis karena rasa penasaran mereka selama ini, tentang permasalahan penyalahgunaan narkoba bahkan Presiden Republik Indonesia menyatakan perang terhadap narkoba, terjawab dengan penjelasan serta data yang diberikan oleh BNN. Dimana Korban narkoba per hari 50 orang dapat dicegah melalui sinergi serta peran generasi bangsa dalam perangi narkoba. Salah satunya  yang bisa dilakukan oleh panji galuh dengan memanfaatkan budaya dan pariwisata.

Pemilihan Panji Galuh yang mengusung tema Sinergi dalam Harmoni Budaya dan Pariwisata, diharap mampu memotivasi seluruh finalis dalam ikut melakukan langkah nyata guna memajukan Kota Kediri serta  menjadi contoh dan dampak yang baik bagi masyarakat melalui cara hidup, sikap dan etika yang baik, khususnya dalam hal hidup sehat bersih narkoba dan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, serta secara langsung terlibat dalam P4GN.

Editor Bambang Iswahyudi

Follow Untuk Berita Up to Date