Mas Ipin Terima Penghargaan Pagelaran Seni Budaya di TMII

Trenggalek, koranmemo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur di Anjungan Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Penghargaan berupa piagam yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak diterima langsung oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin.

Penghargaan itu diberikan karena Pemkab Trenggalek berperan atas terselenggaranya pagelaran seni budaya. Kegiatan itu menjadi wadah Pemkab Trenggalek dalam mempromosikan potensial daerah. “Ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Bupati Trenggalek yang tidak kenal lelah mempromosikan daerahnya,” ujarnya di lokasi, Minggu (7/7).

Mas Emil, sapaan akrabnya sudah menjadi tanggung jawab kepala daerah untuk mempromosikan daerahnya. Terlebih Kabupaten Trenggalek memiliki potensi yang unggul baik dari panorama alamnya, kesenian dan budaya hingga kearifan lokal. “Sebagai seorang kepala daerah tidak boleh berhenti untuk mempromosikan daerahnya di setiap kesempatan,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Mas Ipin sapaan akrab Bupati Trenggalek tidak hanya memamerkan produk UMKM hingga potensial pariwisata, namun juga dikenalkan jargon Trenggalek Meroket. Jargon itu menuai respon positif banyak pihak yang hadir dalam Pesona Seni Budaya bertajuk Drama Tari Sumilake Prahara Mustikaning Tumpuk. “Perlu semangat meroket untuk bisa lepas landas,” ujarnya.

Apa itu Meroket? MER memiliki arti maju ekonomi rakyatnya, OK artinya orang atau organisasinya kreatif dan ET adalah ekosistem terjaga. Meskipun mendomplaing perkembangan dan kemajuan dari berbagai sektor, namun tidak mengesampingkan kelestarian alam. “Semoga mimpi-mimpi besar warga Trenggalek untuk Trenggalek maju berkembang dapat terwujud,” pungkasnya.

Pagelaran seni budaya daerah ini menjadi ajang bersilaturahmi dengan sesama warga masyarakat Trenggalek di perantauan dengan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Trenggalek baik dari unsur eksekutif maupun legislatif termasuk juga dengan Forkopimda.

Selain menantikan penampilan beberapa sendratari mulai Bedoyo Denowo Estri, Pangiket Sinongkelan dan Sumilake Mustikaning Tumpuk masyarakat Diaspora bisa mengobati kangen dengan menikmati makanan khas Trenggalek, Pindang Sapi seperti yang disampaikan oleh ketua IKAT Jakarta Fajar Tri Cahyono.

Menurut ketua IKAT kegiatan ini mengolaborasikan dua kegiatan sekaligus, sebagai ajang silaturahmi, sekaligus menikmati seni budaya di Trenggalek. “Ada masakan pindang sapi khas Trenggalek yang bisa mengobati rindu kita terhadap Trenggalek,” kata Fajar. (adv/Disparbud Trenggalek)

Reporter Angga Prasetiya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date