Mas Abu berharap Babinkamtibmas-Babinsa menjadi solusi masyarakat

Kediri, koranmemo.com- Babinkamtibmas (badan pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat) serta Babinsa (bintara pembina desa) di Kota Kediri bisa menciptakan solusi untuk kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di kota Kediri. Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Rabu (10/10/2018).

“Kita bersyukur Alhamdulillah permasalahan yang ada di Kota Kediri dapat diselesaikan . Kegiatan semacam ini tujuanya hampir sama acara `kopi tahu` pemkot Kediri yang membahas permasalahan yang ada agar  dapat diselesaikan dengan diskusi dengan masyarakat,” katanya

Mas Abu  menambahkan, dampak positif  situasi kondusif di Kota Kediri. Dampaknya tidak hanya soal keamanan, tapi juga pada semua lini, salah satunya perekonomian dan ini dapat membantu menumbuhkan perekonomian di kota ini, dimana pada september 2018, inflasi Kota Kediri bahkan tidak menyentuh angka satu, yakni diangka 0,22% saja. Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi berada diangka 5,6.

“Ternyata kondisi yang kondusif disini, berpengaruh terhadap perekonomian. Penduduk di Kota Kediri kurang lebih 300 ribu, namun di pagi hari bisa meningkat menjadi 1,5 hingga 2 juta karena banyaknya orang dari daerah lain datang ke Kota Kediri untuk melakukan kegiatan ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi menanggapi menciptakan rasa aman dan kondusif di Kota Kediri,  terdapat empat strategi yang dilakukan oleh Polres Kediri Kota , yakni dengan penguatan tiga pilar plus.

“Pertama adalah penguatan tiga pilar plus. Kedua, gaya kepolisian proaktif. Ketiga, pemanfaatan teknologi informasi dan pengembangan teknologi. Keempat, peningkatan sarana dan prasarana,” kata Anthon Haryadi

Editor Bambang Iswahyoedhi

Follow Untuk Berita Up to Date