Mahasiswa UNP Hearing dengan DPRD dan Disdik

Kediri, Koran Memo – Lantaran persoalan status non aktif kampus mereka yang hingga saat ini belum juga terselesaikan, mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, Senin (4/5) menggelar hearing (dengar pendapat,red) di kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri. Dalam hearing tersebut, mahasiswa meminta agar pemerintah turut serta membantu menyelesaikan persoalan status kampus mereka yang di-non aktifkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti).

Baca : BEM UNP Kupas Tuntas Status Kampus, Pertanyakan Janji Rektorat UNP Kediri, UNP Kediri Non Aktif, Yayasan Bakal Cari Sebab Lain, Jadi Obrolan di FB

ILUSTRASI
ILUSTRASI

Mahasiswa meminta agar pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kota Kediri segera membantu memfasilitasi penyelesaian persoalan status UNP sehingga bisa aktif kembali. Selama ini diketahui karena ketidak jelasan penyelesaian status kampus menjadikan mahasiswa khawatir. Mereka takut ijazah yang akan mereka miliki tidak akan laku di dunia kerja. Padahal selama bertahun-tahun mereka sudah menghabiskan waktu untuk mengikuti kegiatan perkuliahan di kampus tersebut.

Selain itu, menurut salah satu mahasiswa sempat dikabarkan adanya intimidasi kepada pihak mahasiswa agar tidak melakukan sesuatu terkait status kampus yang non aktif. Mereka diancam akan di-blacklist oleh pihak kampus apabila melakukan kegiatan misalnya demo dan lain sebagainya. “Sempat mendengar adanya intimidasi kepada mahasiswa dengan ancaman blacklist,” ujar salah satu mahasiswa yang namanya kami samarkan.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UNP Kediri, Samari langsung membantah adanya intimidasi kepada mahasiswanya. Bahkan Samari menyebut yang saat itu melakukan aksi demo bukan merupakan mahasiswa dari UNP. “Tidak ada itu intimidasi. Yang demo tadi juga bukan mahasiswa kami. Mereka sudah tidak aktif,” ujarnya saat dikonfirmasi Koran Memo melalui telepon, Senin (4/5) malam.

Samari juga mengatakan, hingga saat ini keadaan mahasiswa di kampus UNP masih tenang. Tidak ada aksi apapun dari mahasiswa terkait status kampus tersebut. “Sampean ke sini saja dan lihat. Mahasiswa saya semuanya anteng-anteng (tenang-tenang, red),” imbuhnya.(kur)

Follow Untuk Berita Up to Date