Mabuk, Keroyok Teman

Kediri, koranmemo.com –  Tiga pemuda asal Desa Banyuanyar Kecamatan Gurah harus mendekam di balik jeruji besi. Mereka adalah Bayu Bowo Sutejo (20), Eko Wahyudi (25), dan Dwi Purnairawan (25). Ketiga pemuda itu, diringkus anggota buser Polsek Gurah lantaran terlibat pengeroyokan, Kamis (14/12).

Kasi Humas Polsek Gurah, Aiptu Sadelimen mengatakan penangkapan itu bermula dari laporan Dian Widianto (17) warga Desa Ngasem Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, Agustus 2016 lalu. Sekitar pukul 18.30 WIB Dian mendatangi rumah Bowo dalam keadaan mabuk.

Selang beberapa saat beberapa teman Bowo juga datang ke rumahnya. Mereka kemudian melakukan pesta miras di sebuah area perkebunan di Desa Turus, Kecamatan Gurah. Kesalahpahamanpun terjadi saat Dian melontarkan omongan. Bayu yang tidak terima langsung memukul Dian, begitu juga kedua temannya. “Ketiga pelaku itu adalah buronan. Dan ketiga pelaku ini kami amankan di tempat berbeda,” tutur Aiptu Sudeliman.

Unit Reskrim Polsek Gurah melakukan penyelidikan dan terus memantau keberadaan ketiga pelaku. Petugas mendapat informasi jika Bowo dan Eko kabur ke rumah salah satu temannya di Dusun Katang, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem. Beberapa polisi berpakaian preman mengkroscek informasi tersebut dan mengamankan Bowo.

Berhasil mengamankan Bowo, petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Eko dan Dwi. Ketiga tersangka kemudian diamankan ke Mapolsek Gurah untuk penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan ketiga tersangka mereka melakukan pengeroyokan tersebut karena tersinggung terhadap perkataan korban.

Aiptu Sadeliman menambahkan selain melakukan pengeroyokan terhadap Dian, Eko dan Dwi juga melakukan pengeroyokan terhadap orang lain setelah pesta miras tersebut. Dalam keadaan mabuk, Eko dan Dwi mengeroyok Abraham (16) warga Desa Gurah saat berada di Sumber Waru. “Berdasarkan pengakuan Eko, mereka mengeroyok Abraham karena menduga korban hendak melakukan perbuatan mesum di Sumber Waru,” ungkap Aiptu Sudeliman.

Kini ketiga tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan mendekam dibalik jeruji besi. Ketiganya dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang penggeroyokan. Ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun. (ram)

 

Follow Untuk Berita Up to Date