Lulusan SMP Hanya Bisa Coba Daftar di SMA atau SMK

Tulungagung, koranmemo.com – Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Tulungagung mengatakan, dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK tahun ajaran ini, setiap siswa lulusan SMP sederajat hanya diberikan kesempatan memilih hanya satu jenis sekolah yakni SMA atau SMK. Kendati demikkan, mereka tetap diberi keleluasaan memilih dua SMA/SMK yang masuk zona domisili mereka atau di luar zona.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Tulungagung Solikin mengatakan, seperti yang dicantumkan pada website PPDB Jawa Timur, setiap calon siswa memang diberi kebebasan untuk memilih sekolah yang diinginkan. Namun, semua harus dengan banyak pertimbangan, apakah ingin ke SMA atau SMK. Alasannya, calon siswa hanya diperkenankan memilih satu jenis sekolah. “Calon siswa tidak bisa memilih SMA atau SMK secara bersamaan. Harus salah satu karena masuk ketentuan umum dalam PPDB 2018,” katanya.

Menurut dia, hal ini sudah diatur dan disesuaikan untuk satu provinsi. Jadi calon siswa harus mempertimbangkan banyak hal sebelum menentukan pilihan hendak melanjutkan ke SMA atau SMK. “Perlu diingat, pendaftaran baru bisa dilakukan jika sudah memiliki pin,” tambahnya.

Meskipun tidak bisa saling loncat, mantan Kepala SMPN 2 Ngunut ini mengatakan untuk jenjang SMA ada tiga alternatif yang bisa dilakukan siswa. Yakni pilihan pertama pada sekolah di dalam zona (sekolah terdekat dengan domisili/KK) dan pilihan kedua sekolah di dalam zona; pilihan pertama pada sekolah di dalam zona (sekolah terdekat dengan domisili/KK) dan pilihan kedua sekolah di luar zona; dan yang terakhir pilihan pertama pada sekolah di luar zona dan pilihan kedua pada sekolah di dalam zona (sekolah terdekat dengan domisili/KK).

Sedangkan untuk SMK ada dua alternatif yang bisa diambil calon siswa. Yakni pilihan pertama dan pilihan kedua berada dalam satu sekolah yang sama atau pilihan pertama dan pilihan kedua berada dalam sekolah yang berbeda.

Dia mengakui, dengan adanya alternatif di atas membuat calon siswa harus cermat dalam menentukan pilihan. Walaupun secara kasat mata, peluang diterima tentunya lebih besar tatkala siswa memilih untuk meneruskan pendidikan di sekolah yang tidak jauh dari domisilinya. “Calon peserta didik hanya diizinkan mendaftar sekali, dan setelah terdaftar tidak dapat mencabut kembali, untuk setiap jalur pendaftarannya,” pungkasnya.

Sekedar diketahui pengambilan pin pendaftaran akan dibuka pada 25 Mei mendatang, namun mereka harus segera mendapatkan pin untuk mengakses portal penerimaan peserta didik baru (PPDB).  (den/jb)

Reporter : Denny

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date