LSM dan Karyawan Cafe MB Gruduk Dewan, Minta Kaji Ulang Rekomendasi Penutupan

Blitar, koranmemo.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) dan karyawan cafe Maxi Brillian (MB) pada hari yang sama, Senin (07/01) juga mengelar aksi serupa di Depan Kantor DPRD Kota Blitar. Namun aksi yang digelar ini bertujuan untuk meminta DPRD Kota Blitar meninjau kembali dan mencabut rekomendasi penutupan kafe. Pasalnya, rekomendasi tersebut dinilai melanggar nilai-nilai Pancasila.

Kuasa hukum Cafe Maxi Brilian, Supriarno SH dalam orasinya mengatakan jika apa yang dilakukan pihak dewan dinilai melanggar kaedah nilai-nilai pancasila. ” Kami menilai produk hukum yang dilakukan DPRD terkait pemberian rekomendasi kepada Pemerintah Kota Blitar dinilai tak sesuai dengan pancasila,” jelasnya.

Selain itu pihaknya beranggapan rekomendasi yang dilakukan dewan ini tidak melihat fakta yang sebenarnya di kafe. “Pihak manajemen tidak salah dan kami menilai apa yang dibuat rekomendasi ini dinilai tergesa-gesa. Terkait adanya asusila itu perkara lain, namun kalau rekomendasi ini seharusnya pihak cafe diajak kordinasi terkait menejemen, setahu saya selama ini pihak menejemen tidak pernah mempunyai agenda seperti pemberitaan tersebut, ” ungkapnya.

Sementara itu DPRD Kota Blitar geram dengan ucapan yang dilakukan massa ini yang menilai pihaknya tidak sesuai pancasila. “Kami akan lawan jika menyebut kami tidak pancasila, kami menjadi dewan disumpah dan pancasila menjadi pegangan kita, kok kita dikatakan tidak berpancasila terkait rekomendasi yang kami buat, ” ujar Bayu Koncoro anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date