Lolos di Malaysia, Penyelundup Sabu Terbongkar di Juanda

Sidoarjo, koranmemo.com – Sabu-sabu seberat 1.110 gram diamankan dari tangan Ahmad Zuhari saat berada di Bandara Internasional Juanda. Modusnya, barang yang mengandung methapethamine ini diselundupkan ke dalam shockbreaker mobil yang dibungkus kardus.

Upaya penyeludupan yang dilakukan penumpang Air Asia (QZ-325) rute Kuala Lumpur (KUL) Surabaya (SUB) itu nyaris tidak terdeteksi petugas di Terminal 2 (T2) bandara Internasional Juanda.

Dengan cara memasukkan barang kedalam 8 buah shochreaker, pria 26 tahun itu kemudian mengemasnya kedalam kardus yang dibawanya.

Cukup rapi dan tidak mudah dideteksi oleh mesin X-Ray. Tumpukan Shockbreaker itu mampu lolos dari pemeriksaan bandara di Malaysia.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Juanda, Budiharjanto, modus yang dilakukan pelaku ini sangat rapi dan nyaris tidak terdeteksi.

Namun, imbuhnya, petugas Gabungan Customs Narkotics Team (CNT) yang bertugas di Bandara Internasional Juanda berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 1.110 gram dari tangan Ahmad Zuhari warga Jl. MT. Haryono LK. ll, Selat Tanjung
Medan, Datuk Bandar Timur Tanjung Balai.

“Serbuk putih berhasil kami temukan usai membongkar atau membuka 8 shockbreaker dalam kardus itu. Selain barang bawaan terlarang, pelaku juga menjalani pemeriksaan dan positif menggunakan narkoba,” katanya Jumat (8/2/2019).

Dijelaskan lebih jauh, karena sabu-sabu dimasukkan dalam shockbreaker, sehingga mesin X-Ray tidak bisa membaca dengan sempurna. Namun dari kejelian petugas, penyelundupan berhasil kami gagalkan bersama CNT di T2 Bandara Internasional Juanda.

Ditambahkan Hardijanto, penggagalan penyelundupan sabu-sabu ini berkat kerjasama tim yang terdiri dari KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda, Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur l, dan Laboratorium Bea Cukai BPIB Tipe B Surabaya), Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur, Satnarkoba Polresta Sidoarjo, Imigrasi Bandara Juanda dan Pengamanan Bandara (LANUDAL, POM AL dan Avsec PT. Angkasa Pura l).

Dalam kesempatan sama, Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto menegaskan, kasus ini tidak hanya berhenti sampai pada kurir saja. Pihaknya juga akan mengembangkan kasus ini.”Dari barang bukti yang ada, kami akan selidiki jaringan narkoba ini,” tegasnya usai menerima pelimpahan kasus sabu-sabu tersebut.

Dalam kasus ini, pelaku terncam dijerat Pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date