Liga 2, Persik Kediri Gulung PSIM Yogyakarta 2 Gol Tanpa Balas

Kediri, koranmemo.com – Tuan rumah Persik Kediri tampil sangat  mengesankan dengan menggulung tim tamu PSIM Yogyakarta 2 gol tanpa balas dalam lanjutan Liga 2 Indonesia putaran 2, di Stadion Brawijaya, Senin (2/9).

Setelah peluit tanda pertandingan dimulai Persik Kediri dapat menguasai jalannya pertandingan. Sementara itu lawannya mencoba mengimbangi jalannya pertandingan dengan mengandalkan para pemain senior mereka.Terlihat beberapa kali, Hendra Wijaya harus melanggar pemain Persik Kediri untuk membendung serangan Faris Aditama dan kawan-kawan. Dan buntutnya pemain  PSIM Yogyakarta bernomor punggung 2 tersebut harus diganjar kartu kuning pada menit ke-26.

Akan tetapi meski tuan rumah berhasil mengancam skor kacamata, 0-0 tetap bertahan pada babak pertama.Berlanjut pada babak ke-2, Persik Kediri tampil lebih menyerang. Berbanding terbalik, Laskar Mataram julukan PSIM, performanya justru terlihat turun. Septian Satria Bagaskara pun akhirnya berhasil membuat gol menit ke-60 dan 66 berhasil menjebol gawang yang dijaga I Putu Pager Wirajaya. Target man Persik Kediri berhasil memanfaatkan blunder yang dua-duanya dilakukan oleh kiper lawan.

Setelah unggul 2 gol, Persik Kediri pun semakin banyak mendapatkan peluang. Namun sayang tidak ada yang berbuah gol, dan akhirnya skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan tanda pertandingan usai.

Asisten pelatih fisik, Persik Kediri, Alfiat mengatakan anak asuhnya dapat bangkit dan membangun mental mereka untuk melawan klub raksasa Liga 2 tersebut. Kekalahan 0-1 melawan Martapura FC sebelumnya menjadi motivasi Faris Aditama dan kawan-kawan untuk menahan misi balas dendam PSIM Yogyakarta.

“Alhamdulillah kami hari ini (kemarin) bisa memenangkan pertandingan melawan PSIM yang diisi pemain (eks) Liga 1. Anak-anak termotivasi untuk menang dan mereka tampil luar biasa. Mereka disiplin dan tanggung jawab,” katanya.

Dia mengakui, pada babak pertama Persik Kediri memang dapat menciptakan banyak peluang, akan tetapi masih belum bisa dimaksimalkan. Akan tetapi sesuai dengan target dia tetap berhasil memanfaatkan peluang yang ada di babak kedua.

Pelatih kepala PSIM, Aji Santoso menjelaskan sebenarnya timnya bisa mengimbangi pertandingan. Akan tetapi hasil akhir tetap menunjukkan jika timnya kalah untuk kedua kalinya pada musim 2019 ini. “Kembali lagi kekalahan kami karena kesalahan pemain. Tapi akan kami evaluasi dan sudah mendatangkan penjaga gawang baru, tanggal 5 sudah mulai latihan,” imbuhnya.

Tak hanya pada kiper, eks pelatih Persela Lamongan ini mengaku pemainnya masih lemah pada sisi koordinasi.

Reporter Dita Septiadarma

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date