Lelang Bandeng Kawak Sidoarjo Tembus Rp 2,2 M

Share this :

Sidoarjo, koranmemo.com – Proses lelang bandeng kawak berlangsung meriah. Acara tahunan tersebut juga untuk memperingati hari Maulud Nabi SAW. Rabu, (06/12/2017).

Tahun ini, hasil lelang ke empat Bandeng tersebut meningkat, yakni Rp 2,2 Miliar. Tahun 2016, karena dana hanya terkumpul mencapai angka Rp  1,3 Miliar.

Peserta lelang semula berjumlah lima orang. Mereka adalah petambak Sidoarjo. Namun hanya empat bandeng kawak yang berhasil lolos dalam tahap penilaian.  Bandeng terberat milik Sutriman mencapai 7,7 kilogram.

Sementara bandeng terberat kedua milik Mustofa , dengan seberat 5,55 kilogram. Menyusul bandeng Kanifan 5,34 kilogram dan bandeng Emi Masrurotillah 5,24 kilogram.

Selain jajaran Forkopimda, sejumlah pembesar perusahaan dan kepala organisasi perangkat daerah ikut dalam lelang tersebut. Mereka sahut menyahut menyebutkan angka lelang. Mulai nominal ratusan ribu rupiah, hingga ratusan juta rupiah.

Proses lelang tersebut pada akhirnya berhasil menyentuh nominal Rp 2,2 miliar. Terdapat 4 perusahaan yang nilai penawaran lelangnya mencapai lebih dari Rp 300 juta. Di antaranya PT. Royal Teknis Tambak Oso, PT. Green Florensia, PT. Lapindo Brantas dan PT. Agent Park. Oleh sebab itu, ke empat perwakilan tersebut berhak membawa bandeng kawak tersebut.

Sementara pada empat petambak, yang sudah berupaya membudidayakan bandeng, pemkab menghadiahi mereka uang tunai dan sepeda motor.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menyatakan, pihaknya sangat bergembira atas perolehan tersebut. Hal itu membuktikan bahwa atensi masyarakat atas kegiatan lelang meningkat.

Dikatakan, mekanisme lelang bandeng Sidoarjo berbeda dengan lelang di sejumlah daerah lain. Kegiatan tersebut adalah urunan dari pejabat, pengusaha, dan warga. Uang yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk kegiatan sosial. “Ini lelang gotong royong,” jelasnya.

Abah Ipul, sapaan akrabnya menyebutkan, tujuan diadakannya acara tradisional tahunan ini selain bertujuan menghimpun dana pembangunan, lelang bandeng kawak juga digelar dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Juga menjadi tradisi yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Ini kearifan lokal,” ucapnya.

Rencananya, festival lelang bandeng akan dijadikan agenda wisata tahunan Pemkab Sidoarjo. Selain lelang bandeng, pemkab juga menggelar sejumlah kegiatan pendukung lainnya. Diantaranya penyelenggaraan pasar bandeng murah, diba`an, dan lomba bakar bandeng beberapa hari sebelum lelang bandeng dimulai. “Semoga ada banyak wisatawan yang berkunjung di tahun yang akan datang,” pungkasnya.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz