Ledakkan Petasan Jumbo, Disergap Polisi

Barang bukti mercon jumbo didepan pelaku saat diamankan di Mapolsek Ringinrejo (memo/bakti)
Barang bukti mercon jumbo didepan pelaku saat diamankan di Mapolsek Ringinrejo (memo/bakti)

Kediri, Memo- Mahmudiono (19) warga Desa Nambaan Kecamatan Ringinrejo, Jumat(4/7) pukul 01.30 WIB disergap petugas patroli Polsek Ringinrejo di depan Sub Terminal Sambi Kecamatan Ringinrejo. Pelaku terbukti membawa mercon jumbo berdiameter 30 cm dan akan diledakkan di jalan raya Ringinrejo. Kini pelaku diamankan di Polsek Ringinrejo berikut barang bukti mercon jumbo.

Kapolsek Ringinrejo AKP Mustakim melalui Kasi Humas Aiptu Syaifudin menyatakan pihaknya sampai sejauh ini masih memeriksa dan menyelidiki keterlibatan pelaku dan upaya meledakkan petasan jumbo yang mengganggu warga. ”Masih kita selidiki dan kita dalami jaringannya,” ujarnya.

Bermula dari pelaku yang sedang nongkrong dan ngopi di sebuah warung di Ringinrejo. Saat itulah datang teman pelaku dan mengajak pulang untuk mengambil petasan. Petasan tersebut bukan petasan biasa karena ukurannya terbilang jumbo dengan tinggi 25 cm berdiameter 30 cm. Petasan itu lantas dibawa ke depan Sub Terminal Sambi.

Kedua pemuda itu bersiap meledakkan petasan jumbo namun dari selatan ke utara melaju truk hingga keduanya batal meledakkan petasan. Saat bersamaan melintas Aiptu Edi Yuwono yang sedang patroli bersama empat rekannya. Mengetahui ada orang membawa petasan jumbo, Edi bersama anggota langsung mengambil tindakan. Petugas juga berusaha menghentikan pelaku yang akan kabur.

Sementara pemilik asli bergegas kabur ketika polisi datang. Petugas segera mengamankan petasan tersebut dan pelaku digelandang ke Polsek Ringinrejo untuk diperiksa.

Didepan petugas yang memeriksanya,pelaku mengakui perbuatanya namun petasan bukan miliknya. Ia mengaku sering membunyikan petasan tapi tidak di jalan raya Sambi melainkan di sekitar perkampungan. Selama bulan puasa ini, di wilayah Sambi sering kali banyak warga luar Sambi yang membunyikan petasan di jalan dengan ukuran sebesar betis orang dewasa.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini pelaku mendekam di tahanan Polsek Ringinrejo menunggu proses hukum selanjutnya.”Pelaku kita jerat UU darurat no 12 tahun 1951 tetang membawa bahan peledak dengan ancaman diatas 10 tahun,”jelasnya.(bak)

Follow Untuk Berita Up to Date