Lagi, Komnasdik Soroti SMPN 1 Kertosono, Tarik Sumbangan dengan Surat Pernyataan

Nganjuk, koranmemo.com – Kebijakan yang diberlakukan oleh SMPN 1 Kertosono Kabupaten Nganjuk di sekolahnya lagi-lagi mendapat sorotan dari Komisi Nasional Pendidikan (komnasdik) Jawa Timur. Kali ini yang menjadi sorotan adalah penarikan sumbangan dari wali murid dengan menyertakan surat pernyataan yang sudah ditandatangani untuk kemudian diserahkan ke pihak sekolah.

Ketua Komnasdik Jatim, Kunjung Wahyudi, menilai kebijakan sekolah seperti ini merupakan cara untuk menyiasati agar terhindar dari sanksi atau jerat hukum. “Dibuatnya surat pernyataan oleh wali murid tersebut, sama halnya melemahkan posisi wali murid. Karena dalam isinya jelas ada kata kesanggupan membayar dan siap mendukung program sekolah,” jelasnya.

Kunjung menjelaskan, surat pernyataan tersebut diibaratkan membuat perangkap yang akan menjeratnya sendiri. Dan jika sudah masuk perangkap maka wali murid tidak akan mudah lepas dari “ranjau” yang dipasangnya itu. Meskipun faktanya dalam pembuatan surat pernyataan ada indikasi pemaksaan dari lembaga sekolah.

”Karena dari keterangan para wali murid bahwa pihak sekolah memang sudah memberikan contoh draf surat pernyataan, selanjutnya para wali murid tinggal meniru,” papar Kunjung.

Untuk itu, dalam waktu dekat Komnasdik Jatim, akan segera melakukan Sidak (inspeksi mendadak) kembali ke SMPN 1 Kertosono. Dia menegaskan jika pihak sekolah dilarang keras memaksa wali murid untuk ikut serta membiayai program sekolah.

“Semestinya pihak lembaga sekolah mempelajari Permendikbud nomor 75 tahun 2016 tentang komite sekolah. Juga menaati peraturan bupati yang mengatur rekomendasi dan prosedur penarikan uang partisipasi dari wali siswa,” tegasnya.

Sementara itu, menurut pengakuan salah satu wali murid kelas Vll SMPN 1 Kertosono, nominal uang sumbangan yang tertuang dalam surat pernyataan sebesar Rp 765 ribu. Akan tetapi mereka tidak tahu kegunaan uang tersebut, sebab dalam surat pernyataan tidak ada rinciannya. “Tolong nama saya jangan disebutkan,” ujar salah satu wali murid.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.