Kuasai Tanah yang Sudah Bukan Haknya, Oknum Perangkat Desa Dipolisikan

Nganjuk, koranmemo.com – Diduga menguasai tanah yang bukan lagi haknya, LH (35) perangkat desa di wilayah Kecamatan Rejoso, dilaporkan oleh Eli Widayanti (50) warga Jl Pandan III No 37 Kelurahan Kramat Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, ke SPKT Polres Nganjuk.

“Benar, dilaporkan hari Sabtu, 21 April 2018 kemarin. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan,” kata Ipda Trubus Lestari Paur Humas Polres Nganjuk, Senin (23/4).

Menurut Trubus, dalam laporan polisi nomor LP/B/47/IV/Jatim/Polres Nganjuk disebutkan, kejadian berawal pada bulan April 2009, terjadi utang piutang antara pelapor dengan terlapor sebesar Rp 265 juta, dengan jaminan sertifikat tanah SHM No. 00348 atas nama Masrukhaini Desa Ngrengket Kecamatan Sukomoro.

“Dalam perjanjian utang piutang tersebut, terlapor sanggup mengembalikan hutang pada Januari 2012,” kata Trubus seperti yang tertulis dalam laporan polisi.

Setelah jatuh tempo, terlapor tidak ada niat untuk mengembalikan uang pinjaman sehingga hak milik tanah sepenuhnya sudah menjadi milik pelapor sesuai dengan perjanjian atau pernyataan tanggal 24 April 2011.

“Selama tahun 2011, tanah tersebut masih ditanami padi oleh terlapor hingga saat ini. Tahun 2012 tanah sempat diminta oleh terlapor dan sampai saat ini tidak dikembalikan ke pelapor. Akhirnya kasus ini dilaporkan ke SPKT Polres Nganjuk,” jelas Trubus.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date