KRPK Desak Wali Kota Blitar Menyerahkan Diri

Blitar, koranmemo.com – Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) menggelar aksi damai paska KPK menetapkan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar, menjadi tersangka dalam dugaan kasus suap. Puluhan massa menggelar aksi di depan gedung DPRD Kota Blitar dan kantor Wali Kota Blitar,Jumat (8/6).

Begitu tiba di depan gedung DPRD, massa yang datang naik mobil pikap dan sepeda motor itu berorasi. Mereka membawa sejumlah poster dengan berbagai tulisan.

Aksi ini merupakan bentuk apresiasi  kerja KPK yang telah menetapkan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar dan Bupati Tulungagung (nonaktif) Syahri Mulyo sebagai tersangka kasus dugaan suap.

“Kami berharap dan meminta Wali Kota Blitar segera menyerahkan diri dan mengikuti proses hukum yang berlaku,” kata Trianto, selaku ketua KRPK.

Setelah selesai orasi dari depan gedung DPRD Kota Blitar, mereka bergeser ke kantor Wali Kota Blitar.Mereka berhenti persis di depan kantor wali kota. Koordinator aksi sempat berorasi lagi di depan kantor wali kota.

Sedangkan peserta aksi lainnya terlihat menempelkan poster di pagar kantor wali kota. Sejumlah poster itu ditempelkan di atas dan bawah tulisan kantor wali kota Blitar.”Tangkap buron KPK”, “wali kota Blitar menyerahlah mumpung di bulan suci” dan ada lagi yaitu “menyerahlah berani berbuat berani bertanggung jawab”.

Diketahui KPK menetapkan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar dan Bupati Tulungagung (nonaktif) Syahri Mulyo menjadi tersangka kasus dugaan suap semalam.

Penetapan tersangka dua kepala daerah itu hasil rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kota Blitar dan Kabupaten Tulungagung.Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK mengamankan empat orang, dua di Kota Blitar dan dua di Tulungagung.

Dua orang yang diamankan di Kota Blitar dari pihak swasta. Satu orang berinisial, SP merupakan pengusaha kontraktor dan satu orang lagi berinisial, BP, merupakan orang dekat SP.

Sedangkan dua orang yang diamankan dari Tulungagung, yakni Kepala DPUPR Kabupaten Tulungagung, berinisial S dan satu kontraktor.

KPK sudah membawa keempatnya ke Jakarta. Sedangkan kebaradaan Wali Kota Blitar sampai sekarang masih misterius.

Reporter: Arief juli prabowo

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date