KPU Lamongan Waspadai Hujan dan Banjir

Lamongan, koranmemo.comKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan mengambil langkah untuk mengantisipasi terjadinya gangguan teknis agar pelaksanaan Pemilu mendatang berjalan dengan lancar.

Diantaranya melalukan safety terhadap beberapa logistik yang sudah terdistribusi yakni surat suara, bilik suara, formulir, alat coblos dan ATK. Faktor utama yang perlu diantisipasi adalah cuaca hujan dan banjir.

Hal itu diungkapkan ketua KPU Kabupaten Lamongan, Imam Ghozali kepada sejumlah awak media. Menurutnya, tingginya curah hujan beberapa pekan kali ini membuatnya mengambil langkah.

Terpantau, tambah dia, di sejumlah titik wilayah di Kabupaten Lamongan mengalami banjir. Demi mengantisipasi piranti Pemilu rusak akibat kendala alam, pihaknya memberikan tugas kepada panitia pemilu kecamatan (PPK) untuk berkoordinasi dengan camat masing masing.

“Agar logistik pemilu tidak menemui kendala, saya perintahkan PPK harus koordinasi dengan camat di masing masing wilayah. Hal itu berkaitan untuk penempatan logistik yang steril dari potensi hujan dan banjir,” jelas Imam, Jum’at (12/4).

Teknisnya, tambah Imam, PPK nantinya juga mendapatkan tugas untuk melakukan pengecekan secara berkala dimana logistik tersebut tersimpan. Intinya, jika terjadi  suatu hal, maka segera dilakukan langkah cepat pula.

Sejumlah desa di sejumlah wilayah rawan terjadi banjir. Menurut catatan, wilayah tersebut diantaranya Kecamatan Karangbinangun, Kecamatan Babat, Kecamatan Kalitengah, Kecamatan Glagah, Kecamatan Sarirejo serta di Kecamatan Deket.

Data tersebut seperti diungkapkan Kasi Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Muslimin. Selain rumah warga yang tergenang banjir, sebutnya, jalan Desa, serta banjir juga menggenangi lahan pertanian milik warga.

Reporter Fariz Fahyu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date