KPU Kota Kediri Temukan ASN Hingga TNI yang Dicatut Parpol

Kediri, koranmemo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menemukan beberapa nama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI yang dicatut Partai Politik (Parpol). Hal itu ditemukan setelah KPU melakukan verifikasi faktual dari anggota yang dikirimkan Parpol untuk persyaratan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Nurul Mamnun Komisioner KPU Kota Kediri bagian hukum mengatakan, selama 14 hari KPU Kota Kediri melakukan verifikasi faktual dari daftar anggota yang disetorkan oleh partai politik. Tim verifikasi menemukan nama ASN, Polri hingga TNI yang terdaftar di partai politik.

“Kita melakukan verifikasi faktual sampai tanggal 16 nanti. Laporan dari tim verifikasi ternyata ada nama-nama seperti ASN, Polri dan TNI itu terdaftar di partai politik,” ujarnya, Jumat (10/11).

Setelah dilakukan konfirmasi, ternyata nama-nama tersebut tidak secara langsung mendaftar di parpol. Mamnun mengatakan, nama anggota tersebut tercatat sebagai anggota parpol tanpa sepengetahuan pemilik nama.

“Istilahnya pencatutan nama, ada seorang PNS itu yang namanya terdaftar di anggota parpol. Dia sudah datang ke KPU dan mengkonfirmasi jika dia tidak tahu menahu jika namanya masuk dalam anggota parpol itu,” ujarnya.

Mamnun mengatakan, kebanyakan parpol yang melakukan pencatutan nama tersebut adalah parpol baru. “Saya tidak bisa menyebutkan nama partainya apa. Yang jelas kebanyakan yang mencatut nama ini adalah partai-partai baru itu. Entah bagaimana caranya, mereka bisa mendapatkan foto copi KTP nama-nama itu,” jelasnya.

Terkait sanksi yang nantinya akan diberikan, Mamnun mengatakan, parpol bisa tidak terdaftar di KPU jika tidak memenuhi minimal 287 anggota. Sedangkan, nama-nama yang tercatut itu sendiri secara otomatis langsung dicoret dari anggota parpol. “Untuk nama yang tercatut harus mengisi form yang sudah kita siapkan untuk menyatakan bahwa dia tidak mendaftar di parpol tersebut. Untuk parpolnya bisa saja tidak bisa mengikuti Pilkada 2019 karena tidak bisa memenuhi syarat minimal itu,” tandasnya.

Informasi yang didapat, nama-nama yang tercatut tersebut cukup banyak di Kota Kediri. Bahkan bisa mencapai 20 nama yang tercatut tanpa sepengatuhan dari pemilik nama itu sendiri. Tim verifikasi sendiri sempat menemukan jika nama yang terdaftar di anggota parpol itu sudah pindah tempat tinggal dan ada yang sudah meninggal dunia.

Reporter : Zayyin Multazam

Editor : Saichu Editor

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.