KPU Batasi Akun Socmed Paslon

Kediri, Koran Memo – Dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) yang rencana dilaksanakan bulan Desember 2015 mendatan, KPU Kabupaten Kediri akan membatasi akun resmi yang digunakan setiap pasangan calon bupati. Hal ini ditujukan agar akun yang digunakan untuk menyampaikan visi misi pasangan calon bisa dipertanggungjawabkan.

Jumlah akun resmi dari media sosial yang akan digunakan kampanye dibatasi sebanyak 3 akun untuk setiap pasangan calon. Setiap pasangan calon yang akan menggunakan akun media sosial wajib mendaftarkan akun resminya ke KPU sehari sebelum pelaksanaan kampanye. Selain itu pendaftaran akun resmi akan menggunakan formulir model BC2-KWK untuk kemudian disampaikan ke KPU,panwas,polisi, dan instansi terkait. Sehingga diharapkan dalam penyampaian visi misinya nanti setiap pasangan calon dapat bertanggung jawab.

Hal ini mengingat maraknya kampanye hitam yang dilakukan dengan memanfaatkan media sosial. Pastinya akan banyak pihak pendukung calon yang akan meminjam nama untuk kepentingan tertentu supaya bisa menjatuhkan lawannya.

Dengan adanya pembatasan 3 akun resmi ini maka diharapkan para pendukung tidak akan terprovokasi dengan media sosial lain yang menjelekkan lawan. Karena media sosial melalui internet sangat sulit untuk dibatasi dan menjadi hal paling rawan untuk dimanfaatkan orang berkepentingan tertentu.

Sapta Andaru Iswara, Ketua KPU Kabupaten Kediri menjelaskan kalau dengan adanya aturan seperti ini diharapkan kampanye hitam bisa diminimalisir. “Dengan adanya peraturan seperti ini kami berharap para pendukung tidak akan lagi terpengaruh dengan kampanye hitam. Karena ketiga akun resmi yang akan digunakan setiap pasangan calon untuk menyampaikan visi misinya itu harus bisa benar-benar di pertanggung jawabkan,”ungkapnya.(c-4)

Follow Untuk Berita Up to Date