KPK Resmi Tetapkan Wali Kota Batu Sebagai Tersangka

Batu, koranmemo.com-Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko (ER) ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan barang dan jasa untuk Pemkot Batu, Minggu (17/9). Sebelum OTT, Eddy diduga sudah menerima Rp 300 juta. Uang tersebut digunakan untuk melunasi mobil Toyota Alphard miliknya.

Laode M Syarif, Wakil Ketua KPK mengatakan, setelah Rp 300 juta tersebut, Eddy diduga akan menerima sejumlah uang Rp 200 juta pada Sabtu (16/9) di rumah dinasnya. Total suap untuk Eddy adalah Rp 500 juta. “Diduga untuk Wali Kota Rp 200 juta dari fee Rp 500 juta. Mengapa Rp 200 juta? Karena Rp 300 juta sudah diberikan sebelumnya untuk melunasi mobil Alphard Wali Kota,” ujarnya melalui keterangan konverensi persnya yang disiarkan secara langsung di akun twitter resmi @KPK_RI.KPK sudah memeriksa dan meningkatkan status penyidikan terhadap  dan telah ditetapkan sebagai tersangka bersama FHL dan EDS.

Laode juga menyampaikan, jika saat ini ER beserta ke empat tersangka lainnya tengah menjalani pemeriksaan di kantor KPK. Setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan awal di Polda Jawa Timur (Jatim) yang diketahui memang memberi banyak bantuan kepada pihak KPK selama melakukan penyelidikan. “Dan saat ini, status penyelidikan sudah naik menjadi penyidikan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ER adalah Wali Kota Eddy Rumpoko dan EDS adalah Edi Setiawan adalah Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan (Kabag ULP) Pemkot Batu. Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena menerima suap terkait proyek pengadaan barang jasa di Pemkot Batu.

Reporter: Yudha Kriswanto

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.