KPK Kembali Periksa Walikota Non Aktif dan Sejumlah Anggota Dewan

Malang, koranmemo.com Untuk melakukan pendalaman dugaan suap P-APBD tahun 2015, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap Walikota Malang non aktif dan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, Kamis (22/3) di Aula Polres Malang Kota.

Dari informasi yang dihimpun, Mochammad Anton datang sekitar pukul 10.00 WIB mengenakan kemeja putih. Selang beberapa menit kemudian disusul Yaqud Ananda Gudban, memenuhi panggilan KPK dengan mengenakan baju berwarna cokelat. Sementara sekitar 4 anggota kepilisian berjaga di depan pintu aula.

Mereka berdua sama sekali tidak memberikan komentar apa-apa dan hanya tersenyum kepada para awak media yang sudah menunggu. “Nanti saja ya, saat selesai,” ujar Mochammad Anton singkat.

Selain itu, terlihat beberapa anggota dewan juga datang, yakni Sahrawi (PKB), Afdhal Fauza (Hanura), Mohan Katelu (PAN), Wiwik serta Hendri Utami (Demokrat).

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan 19 tersangka baru dalam kasus dugaan suap P-APBD tahun 2015 Kota Malang, Rabu (21/3). Dari ke-19 tersangka, salah satunya Mochammad Anton, Walikota Malang (non aktif) yang juga salah satu Calon Walikota Malang dalam gelaran Pilkada 2018 ini.

Sebelumnya, Kasus dugaan suap APBD 2015 – 2016 Kota Malang sendiri sudah menyeret mantan Ketua DPRD Kota Malang, Mochammad Arief Wicaksono dan Kepala Dinas Pekerja Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PUPPB) Kota Malang, Jarot Edy Sulistyono.

Reporter : Yudha Kriswanto
Editor      : Muji Hartono

Follow Untuk Berita Up to Date