KPK Amankan Mobil Dinas Bupati Jombang Non Aktif?

Jombang,koranmemo.com-Diduga kuat petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan mobil dinas Bupati Jombang non aktif, Nyono Suharli Wihandoko, Selasa (13/2). Mobil berplat dinas S 1 WP tersebut kini terparkir di halaman belakang Mapolres Jombang di Jl KH Wahid Hasyim.
Pengamatan wartawan, Mobil jenis Toyota Camry warna hitam itu datang ke Mapolres Jombang dengan dikemudikan M, salah satu ajudan Nyono, sekitar pukul 09.30 WIB. Mobil datang ke area polres dengan menggunakan plat hitam S 1705 BS.

Mobil langsung diparkir di halaman belakang mapolres. Kemudian M menuju ke ruang Graha Bhakti Bhayangkara Polres Jombang, dimana diduga kuat sejumlah penyidik komisi antirasuah sedang meminta keterangan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang.

Tak lama kemudian, M ajudan Nyono diminta oleh petugas untuk mengganti plat kendaraan dari plat hitam S 1705 BS menjadi plat dinas S 1 WP. Sejurus kemudian, dua orang petugas memeriksa dalam mobil.

“Mobil ini kita sita ya,” ujar salah seorang petugas kepada M, seraya M menyerahkan kunci kontak dan STNK mobil kepada petugas.

Sekitar pukul 15.20 WIB, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Jombang,  We  Tjitrawatie (Cicik) terlihat keluar dari pintu samping ruang Graha Bhakti Bhayangkara untuk menuju ke masjid polres.

“Ya tadi ditanya nama, pekerjaan, dan apakah kenal dengan bu Inna (Inna Silestyowati – Plt Kadinkes Jombang) apa tidak. Terus alamat tempat tinggal saya. Ya itu aja (pertanyaannya). Sudah ya saya mau salat,” ujar Cicik.

Saat ditanya lebih lanjut ada berapa pejabat yang diperiksa KPK di dalam ruangan (Graha Bhakti Bhayangkara), ia mengatakan ada beberapa pejabat yang diperiksa. “Tadi ada pak Qudus (Abdul Qudus – Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), terus bu Ois (Oisatin – Kepala Puskesmas Perak,” lanjutnya sambil berjalan menuju masjid.

Sementara, hingga berita ini ditulis pukul 16.00 WIB, pemeriksaan masih terus berlangsung. Juru bicara KPK, Febridiansyah, juga belum dapat dikonfirmasi terkait agenda KPK di Jombang.

Sebelumnya, sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi ruang kerja bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko di lantai 3 Kantor Pemerintah Kabupaten Jombang di Jl KH Wahid Hasyim 137Jombang, Senin (5/2) sekitar pukul 11.20 WIB.

Selain itu, penyidik lembaga antirasuah juga melakukan hal yang sama di tiga tempat lainnya, yakni di rumah dinas (rumdin) bupati di Jl RA Soeroadiningrat, Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Jl Gus Dur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang di komplek lingkungan Kantor Pemkab Jombang.

Dari ke empat titik lokasi itu, petugas mengamankan sejumlah dokumen yang diduga kuat terkait kasus yang menjerat Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko.

Reporter: Agung Pamungkas

Editor: Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.