Kota Kediri Terima Penghargaan KTR Oleh Kemenkes

Kediri, koranmemo.com – Bersamaan dengan peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Kamis (31/5) lalu, selain memberikan penghargaan kepada sekolah dan kelurahan yang menerapkan Kawasan Tanpa Rokok, Kota Kediri secara keseluruhan juga mendapatkan penghargaan dari kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada hari yang sama di Jakarta.

Penghargaan Paramesti diberikan kepada Kota Kediri yang diwakili oleh Sekrataris Daerah Kota Kediri, Budwi Sunu yang menerima undangan langsung ke Ibu Kota Jakarta. Penghargaan ini diberikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek, sebagai apresiasi atas penerapan Peraturan Wali Kota Kediri tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Sebelumnya, Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Kediri, Jumadi mengatakan jika momentum hari tanpa tembakau kemarin dapat dijadikan langkah awal Kota Kediri menjadi kota tanpa rokok. Yakni melalui kawasan terkecil seperti RT atau RW, lalu meningkat pada kawasan kelurahan dan kecamatan.

Dia menambahkan, meski kawasan tanpa rokok dan kawasan terbatas merokok saat ini masih sebatas sebagai Peraturan Wali Kota (Perwali). Tidak menutup kemungkinan nantinya bisa dijadikan sebagai Peraturan Daerah (Perda) perihal KTR di Kota Kediri.

“Implementasi ini sangat penting. Jadi kalau ada perwali dan perda KTR tidak berjalan kan sama saja. Jadi yang penting berjalan dahulu. Nani kami akan berbicara dengan DPRD terlebih dahulu. Perwali dan sudah berjalannya kegiatan di beberapa kelurahan ini mejadi penguat untuk dijadikan perda,” ujarnya.

Sementara itu, mengenai penghargaan yang diberikan kepada kelurahan yang sudah menerapkan KTR di daerahnya bisa disalurkan melaui Prodamas. Dengan adanya penghargaan tersebut, ke depan makin banyak kelurahan yang menerapakan KTR di lingkungannya.(adv/pemkotkediri)

Repoter :Dhita Septiadarma

Editor :Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date