Korupsi APBDes, Kejaksaan Tahan Kades Gembol

Ngawi, Koranmemo.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi menahan Kepala Desa Gembol, Kecamatan Karanganyar, Ngawi, Suwardi (52), Selasa (13/6/2017), karena diduga melakukan tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2016 dengan kerugian negara Rp. 60 juta, Selasa (13/06/2017).

Sebelum dibawa menuju Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Ngawi, tersangka sempat menjalani pemeriksaan di ruang pemeriksaan di Kejari selama 1 jam. “Tersangka kami tahan selama 20 hari kedepan, terhitung mulai 13 Juni 2017,” kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Ngawi Wisnu Prasista.

Dikatakan, pihaknya menetapkan tersangka Suwardi berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang cukup, dengan surat penetapan tersangka Nomor: TAP-01/O.5.33/Fd.1/06/2017 . “Penahanan sesuai surat nomer PRINT-01/O.5.33/Fd.1/06/2017 dan sudah memenuhi syarat objektif dan subjektif dalam pasal 21 KUHAP,” jelasnya.

Tersangka diduga melakukan penyimpangan dalam pengelolaan APBDes tahun 2016 senilai Rp 1 M lebih untuk kepentingan pribadi. Sesuai perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur terdapat kerugian negara sebesar Rp 60 juta. “Pencairan anggaran tidak direalisasikan secara keseluruhan dan ada beberapa yang digunakan untuk keperluan pribadi,” jelasnya.

Dalam kasus ini, tersangka Suwardi sendiri dijerat UU RI nomer 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan tambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia (RI) nomer 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 junto pasal 18 ayat 1 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Reporter: Dika

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.