Kopi Bacem Asli Desa Medowo

Resep Rahasia Hasil Perbincangan dengan Almarhum Sahabatnya

Kediri, Koran Memo – Kopi luwak mungkin memang lebih terkenal daripada kopi yang satu ini. Namun jangan salah, cita rasa kopi bacem hasil inovasi dari Sucipto, petani kopi Desa Medowo Kecamatan Kandangan ini tidak kalah dengan kopi luwak. Proses pembuatan kopi ini saja jauh lebih lama dan istimewa dibanding kopi-kopi pada umumnya.

Sucipto sedang menunjukkan induk rendaman rempah-rempah untuk kopi bacem
Sucipto sedang menunjukkan induk rendaman rempah-rempah untuk kopi bacem

Ide dari pembuatan kopi bacem ini dimulai ketika Sucipto dan temannya, seorang pedagang sekaligus pecinta kopi yang sudah melanglang buana ke seluruh Indonesia untuk berburu berbagai jenis biji kopi.

Bertemu dan mengobrol tentang bagaimana membuat kopi jenis baru yang belum pernah ada sebelumnya di Kabupaten Kediri. Umar, nama teman Sucipto, kemudian mencetuskan sebuah ide yang dia dapat ketika perjalanannya berburu kopi di wilayah timur Indonesia, yaitu kopi yang dalam proses pembuatannya diracik bersama dengan rempah-rempah.

Sayang, sebelum niat tersebut terlaksana, Umar meninggal dunia. Sucipto yang tidak ingin resep istimewa milik temannya itu terbuang sia-sia segera melakukan riset di rumahnya sendiri tentang kopi yang akhirnya dia sebut sebagai kopi bacem. Sekitar tahun 2003, dia memulai percobaan pembuatan kopi bacem hingga akhirnya tahun 2004, resep kopi bacem tersebut sempurna.

Awalnya Sucipto sedikit enggan menceritakan bagaimana kopi bacem tersebut dibuat, mengingat hanya dia dan Umar-lah yang tahu pasti bagaimana proses pembuatannya. Namun akhirnya, dia pun menceritakan prosesnya. “Tapi untuk jenis rempah-rempah dan berapa-berapanya rahasia ya?” ujar Sucipto.

Proses pembuatan kopi bacem ini awalnya sama dengan kopi biasa. Kopi yang telah dipetik dari pohonnya dijemur hingga kering. Sebelum disangrai, kopi yang telah dipisahkan dari kulitnya ini kemudian direndam dulu di dalam air. Air rendaman inilah yang istimewa. Untuk membuat induk air rendaman kopi bacem membutuhkan waktu satu bulan penyimpanan agar hasilnya sempurna.

Setelah satu bulan, biji kopi direndam dalam air induk tersebut selama 5-7 hari agar rempah-rempahnya benar-benar meresap ke dalam biji kopi. Biji kopi yang telah direndam, dijemur lagi hingga kering sebelum disangrai dan digiling hingga halus. “Setelah itu kopi diseduh seperti biasa,” ujar Sucipto.

Karena proses pembuatannya yang membutuhkan waktu lama, bagi yang ingin membeli kopi bacem miliknya harus memesan dari jauh-jauh hari. “Karena untuk sementara ini saya hanya membuat kopi sesuai pesanan, jadi harus ngomong dari jauh-jauh hari,” kata Sucipto.

Menurut Sucipto, hal terpenting selain air rendaman biji kopi dalam proses pembuatan kopi bacem adalah pemilihan biji kopi. Jika biji kopi yang dipilih terlalu muda, ketika direndam akan membusuk dan jika terlalu tua rasa yang dihasilkan juga tidak akan enak. Kopi yang dipilih harus berwana merah, bukan yang hitam atau biru kehijau-hijauan. (c6)

Follow Untuk Berita Up to Date