Kontraktor Sebut KPK Bidik Proyek Tol   

Nganjuk, koranmemo.com- Memanggilan seorang kontraktor asal Kabupaten Nganjuk bernama Sulkan ke Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (21/8) lalu, memunculkan kabar yang mencengangkan. Dewan Penasihat Gapensi (gabungan pengusaha konstruksi) Cabang Nganjuk tersebut mengaku dicecar puluhan pertanyaan oleh penyidik KPK, salah satunya seputar proyek tol yang ada di Kabupaten Nganjuk.

Dikonfirmasi wartawan, Sulkan mengakui dari puluhan pertanyaan yang diajukan penyidik KPK, menurutnya fokus materi adalah seputar proyek Tol Kertosono-Wilangan Nganjuk. Selama menjalani dua jam pemeriksaan oleh tiga orang penyidik, Sulkan menduga penyidik beranggapan jika dirinya “bermain” proyek tol bersama Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman, yang beberapa kali mencoba dikaitkan oleh para penyidik yang memeriksanya.

”Saya ditanya sekitar proyek tol Kertosono-Nganjuk. Karena saya tidak terlibat, ya saya ceritakan apa adanya. Memang saya tidak ikut dalam pelaksanaan proyek itu,” ucap kontraktor yang mengaku diperiksa di lantai 2 Gedung KPK, Jak

Dikonfirmasi lebih lanjut oleh wartawan, kontraktor berusia sekitar 50 tahunan ini mengaku menjawab beberapa pertanyaan yang sekiranya dia ketahui jawabannya. Beberapa pertanyaan yang dicecarkan padanya selama dua jam berturut-turut diakui hanya bisa dijawab beberapa saja. Dia beralasan karena memang tidak mengetahui seputar proyek Tol Kertosono Nganjuk dan merasa tidak terlibat dalam pengerjaan. Bahkan, ketika ditanya beberapa kali terkait nilai proyek Tol Kertosono-Wilangan Nganjuk, mantan ketua Gapensi Cabang Nganjuk ini mengaku tidak bisa menyebutkan secara persis.

”Yang jelas nilainya mencapai trilyunan. Proyek tol Kertosono- Wilangan Nganjuk, sudah trilyunan,” ujarnya.

Artikel terkait : kontraktor kubah masjid

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.