Komisi 1 DPRD Pertanyakan Terbitnya IMB PT Rejoso Manis Indo

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Blitar mempertanyakan terbitnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) PT Rejoso Manis Indo (RMI) di Desa Rejoso Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar.
Hal itu diungkapkan anggota komisi satu DPRD Kabupaten Blitar Wasis Kunto Atmojo. Menurutnya penerbitan IMB PT RMI dinilai bisa menimbulkan konflik.
Kata Wasis terbitnya IMB pabrik gula di Blitar selatan itu, harusnya setelah proses ketersediaan lahannya selesai tanpa ada masalah alias tidak sengketa.
“Dewan memang mendapat aduan dari perangkat Desa Rejoso. Menurut aduan itu, proses pengalihan lahannya hingga sekarang belum selesai. Begitu juga dengan sungai yang dialih-fungsikan dengan diuruk itu. Tapi tiba-tiba IMB sudah terbit. Nanti kalau sewaktu-waktu ada konflik yang berhadapan langsung kan pihak desa ini, bukan yang nerbitkan IMB,” jelas Wasis kepada wartawan, Kamis (18/5).
Wasis mengatakan, terkait penerbitan IMB itu pihaknya bakal segera memanggil kepala Dinas Penanaman Modal (DPM) PTSP Kabupaten Blitar dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan untuk mengklarifikasi terkait dengan terbitnya IMB PT RMI tersebut. “Tentu akan segera kami panggil untuk menjelaskannya,” tegasnya.
Dari keterangannya juga menjelaskan jika IMB dari PT RMI sebesar 25 hektar namun kenyataanya yang dibebaskan masih 17,2 hektar.

Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor: Achmad Saichu
Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz