KLH Akan Minta Laporan Hasil Pengujian Limbah

Limbah cair milik PG Mritjan yang mengalir di anak sungai brantas yang sudah lama tak berfungsi (memo/ducan)
Limbah cair milik PG Mritjan yang mengalir di anak sungai brantas yang sudah lama tak berfungsi (memo/ducan)

*Kasus PG Mritjan yang Buang Limbah di Anak Sungai Brantas

Kediri, Memo-Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Kediri akan minta laporan bulanan hasil pengujian limbah kepada PG Mritjan, terkait keluhan masyarakat atas limbah cair yang oleh pihak pabrik dibuang sembarangan ke anak sungai Brantas.

Nugroho Hadi Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Kediri mengatakan pihaknya ingin segera mengetahui laporaan hasil pengujian limbah yang dilakukan PG Mritjan bersama tim akreditasi pengujian limbah dari pihak luar.

“Kita lihat hasil laporannya, biasanya setiap buka giling pabrik gula akan memberikan laporan pengujian hasil limbah setiap bulan sekali. Namun untuk kali ini, hingga saat ini PG Mrtijan belum memberikan laporan bulanannya.Maka demikian kami akan segera minta laporan tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkan, dari beberapa pabrik gula di Kota Kediri menurutnya limbah cair yang langsung dibuang ke sungai dan belum mengetahui hasil pengujian limbah tersebut tentu tidak diperbolehkan.

Sementara itu hingga berita ini ditayangkan General Manager PG Mritjan D.D Poerwantono belum bisa dikonfirmasi.

Sebelumnya, Jawadi Kabag Humas Pemkot Kediri mengungkapkan, pembuangan limbah cair ke anak sungai Brantas oleh PG Mritjan sebenarnya tidak boleh. “Untuk itu Pemkot akan menerjunkan tim,” tandasnya.

Seperti diketahui, warga sekitar PG Mritjan belakangan ini mengeluhkan limbah cair pabrik yang dibuang langsung di anak sungai Brantas. Dampak pembuangan yang dilakukan di sungai mati itu menimbulkan aroma tidak sedap.(can)

Follow Untuk Berita Up to Date