Ketum MUI Jadi Cawapres Jokowi, Ini Kata Ulama Jombang

Jombang, koranmemo.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan secara resmi untuk menggandeng Ketua Umum (Ketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma’ruf Amin menjadi calon wakil presiden (Cawapres), dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Hal ini juga mendapat tanggapan kalangan ulama di Kabupaten Jombang.

Salah satunya pengasuh Pesantren Darul Ulum Rejoso, KH Cholil Dahlan. Menurutnya, dari dua pasang bakal calon presiden – wakil presiden yang akan maju baik Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin maupun Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, memiliki karakter dan kelebihan masing-masing.

“Secara manusiawi, kita juga harus melihat mana (calon) yang tepat dan benar untuk memimpin Indonesia. Karena Indonesia ini (warganya) majemuk. Maka nanti kesempatan pada saat proses mulai pendaftaran mari kita merenung, meminta petunjuk kepada Allah SWT, mana yang tepat memimpin Indonesia baik sebagai presiden maupun wakil presidennya,” kata KH Cholil yang juga Ketua MUI Jombang, saat diwawancarai wartawan di kantor pesantren Darul Ulum, Jumat (10/8).

Lalu bagaimana sikap MUI sendiri terkait penunjukan KH. Ma’ruf Amin sebagai cawapres Jokowi? KH Cholil mengungkapkan jika pemilihan KH. Ma’ruf sudah menjadi pilihan yang tepat.

“Dari MUI otomatis cenderung kepada kiai Ma’ruf Amin, karena orang-orang MUI itu paham betul sosok kiai Ma’ruf Amin, dan saat ini kebetulan beliau menjadi Ketua umum MUI,” sambung KH. Cholil.

Masih menurut KH. Cholil, meski dikenal sebagai Ketua Umum MUI, namun KH Ma’ruf Amin juga memiliki pengalaman yang mumpuni dalam dunia politik.

“Beliau juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) di era presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejak 2007 dan berakhir pada 2014. Beliau juga pernah duduk di jajaran legislatif ibu kota,” ungkap KH Cholil.

Kendati demikian, sekali lagi KH Cholil juga mengimbau masyarakat untuk mencari pemimpin di Indonesia yang tepat dan benar, sesuai dengan kebutuhan masing-masing, karena seluruh calon, merupakan orang-orang yang baik serta berpengalaman tinggi.

“Terus terang kalau cuma benar saja gak cukup, tepat saja juga gak cukup, harus yang benar dan tepat. Benar menurut Syariat, dan tepat menurut adat di Indonesia. Sebab, dari beliau-beliau berempat itu, semuanya orang baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ada sembilan parpol yang akan mendukung duet Jokowi – Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Antara lain, PDI-Perjuangan, Partai NasDem, PKB, Partai Golkar, Perindo, PSI, Hanura, PKPI, dan PPP. Sementara untuk capres dan cawapres Prabowo-Sandiaga Uno, diusung oleh Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Partai Demokrat.

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date