Keracunan Berkat Hajatan: 1 Meninggal, 12 Dirawat Intensif

Ponorogo, koranmemo.com – Belasan warga RT 2 RW 1 Dukuh Puhcacing Desa Kori Kecamatan Sawoo dilarikan ke rumah sakit, setelah menyantap makanan hajatan warga setempat. Diduga 13 warga ini menjadi korban keracunan makanan hajatan pasangan Asim dan Salasiah  tersebut.

Bahkan, salah satu korban Eni Erawati (28) dilaporkan meninggal setelah dilarikan ke Rumah Sakit Aisyah Ponorogo, sedangkan 11 lainya hingga kini masih dirawat intensif di ruang rawat inap RS Aisyah, akibat mengeluhkan mual dan pusing di kepala. Mereka yakni, Karsi (60), Sukarni (40), Dian (30), Narti (65),Hariyah (50), Tunik (40 ), Sri wahyuni (43), Endang (30), Finti (25), Palil (40), Radia (7), dan Titik (33).

Kejadian ini bermula ketika keluarga Asim menggelar hajatan untuk mendoakan satu tahun anak laki-lakinya, Selasa (5/12) lalu. Dalam hajatan yang digelar seusai Is’a itu, pemilik rumah membagikan makanan (berkat, red) kepada warga berupa  nasi, sayuran urap, daging ayam, telur, mie, tahu, dan roti. Sesampainya di rumah warga  pun menyantap makanan tersebut.

Salah satu korban, Sukarni (40) mengatakan, warga yang menyantap berkat mendadak mengeluhkan mual dan pusing serta lemas, Kamis (7/12) sore. Akibat kondisi yang semakin mengkhawatirkan ia pun langsung dilarikan ke Puskesmas Sawoo, namun akibat kondisi yang tidak kunjung membaik pihak Puskesmas pun merujuk  korban ini ke RS Aisiyah.

”Kamis sore itu pusing dan muntah-muntah, kayak berputar putar seperti itu. Selasa kemarin memang habis makan hajatan satu tahunan anak tetangga,” ujarnya, Jumat ( 8/12).

Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP Sudarmanto mengatakan, diduga belasan warga ini menjadi korban keracunan makanan hajatan yang digelar Selasa malam lalu. Namun, untuk memastikan dugaan ini sampel makanan berupa sayuran urap, daging ayam, telur, mi, tahu, dan roti diamankan untuk dicek di laboratorium.

” Dugaan sementara keracunan makanan hajatan yang digelar Selasa kemarin, karena semua korban ini adalah orang yang menikmati makanan tersebut. Tapi untuk memastikanya kita uji lab dulu,” ungkapnya, Jumat (8/12).

Sudarmanto menambahkan, korban meninggal Eni Erawati kini telah dimakamkan pihak keluarga di pemakaman setempat, sedangkan 12 korban lainnya masih menjalani perawatan.” Yang meninggal sudah dimakamkan, yang 12 orang masih dirawat,” pungkasnya.

Reporter : Zainul Rohman

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.